Bulog Kekurangan Petugas Lapangan

BAUBAU- Dalam mencapai kinerja yang maksimal harus didukung dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), namun yang dialami Bulog Baubau masih mengalami kekurangan petugas lapangan untuk mencapai hasil kinerja yang maksimal.

Kota Baubau yang begitu antusias untuk mendirikan sahabat Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra Bulog. Dari 43 yang ditargetkan tercatat, sejak dilaunching Oktober 2016 hingga Mei sudah mencapai 48 RPK yang tersebar di Kota Baubau.

Sementara target untuk empat daerah lainnya yang masih menjadi wilayah kerja Bulog Baubau masih sangat sedikit. Kepala Sub Divre Bulog Kota Baubau, Eep Saeful Rachman menggambarkan Kabupetan Wakatobi targetnya sebanyak 100, namun yang terealisasi baru 18, sementara Kabupaten Buton targetnya sebanyak 95, tapi yang baru terbentuk hanya enam saja, begitu pula dengan Buton Selatan (Busel) yang targetnya 74, tapi baru enam RPK, sedangkan Buton Tengah targetnya sebanyak 74 dan yang ada baru dua RPK.

Kabulog Baubau mengaku minimnya mitra sahabat RPK ke empat daerah tersebut, karena kemungkinan kurangnya petugas lapangan untuk melakukan sosialisasi tentang RPK. “Kendalanya, karena tenaganya kita kurang, kami harus menagani sebanyak lima pemerintahan, jadi idealnya petugas yang harus dibutuhkan itu sebanyak dua orang setiap daerah, satu petugas lapangan satu petugas sosialisasi, jadi minimal 10 orang.

Kendati demikian, membuat Bulog kehabisan akal agar tetap mensosialisasikan RPK tersebut, pasalnya setiap kesempatan penyaluran beras sejahtera (Rastra) di empat daerah tersebut, Bulog Baubau selalu meluangkan waktu untuk bersosialisasi tentang pentingnya program pemerintah pusat tersebut.

“Jadi kalau sudah ke kabupaten, maka sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi, seperti penyaluran Rastra di Kabupaten Busel Kecamatan Siompu yang sudah mulai jalan minggu ini. Jadi saat realisasi Rastra, nanti sekaligus juga akan menyampaiakn dan mensosialisasikannya,” ujarnya. (Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment