Harga Pangan Mulai Menanjak

BAUBAU- Menjelang bulan suci Ramadan, harga pangan di pasar Wameo dan pasar Karya Nugraha Kota Baubau megalami kenaikan harga berkisar Rp 1.000 sampai Rp 40 ribu. Harga cabai rawit merah misalnya, kini mulai naik menjadi Rp 30 ribu per liter dari sebelumnya dijual seharga Rp 25 ribu per liter.

Salah seorang pedagang sayur mayur Ali (40) mengungkapkan, harga cabai merah perlahan-lahan mulai naik kembali dari sepekan lalu yang hanya berkisar Rp 25 ribu per liter saat ini sudah kembali naik jadi Rp 30 ribu perliter.

“Yang naik bukan cuma bawang putih, tapi cabai rawit merah naik lagi menjadi Rp 30 ribu perliter dari sebelumnya di harga Rp 25 ribu per hari,” ungkap Ali ditemui ditempat jualannya, Minggu (14/5).

Ali mengaku, fenomena kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadan sudah menjadi hal biasa yang terjadi ditiap tahunnya. “Komoditi pangan strategis ini kerap mengalami gejolak harga setiap hari. Apalagi menjelang puasa, bahan kebutuhan pokok selalu naik,” katanya.

Pedagang lainnya, Nursia, membenarkan adanya kenaikan harga pangan ini. Harga bawang putih bukan cutting sebesar Rp 55 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram. Nursiah juga mengatakan bahwa harga bahan pangan lainnya masih tergolong stabil namun bukan berarti tidak ada potensi kenaikan harga mendekati bulan puasa dan Lebaran nanti.

“Itu karena mungkin ada bandar yang menimbun atau mungkin juga pasokan impor dari Korea dan China berkurang. Jadi harganya mahal,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah terus memantau ketersediaan dan harga pasar setiap harinya. “Masalah selama ini menjelang Ramadan adalah selalu bahwa stok cukup, tetapi selalu saja terjadi kenaikan harga pangan menjelang puasa dan lebaran, kami berharap pemerintah terus mengawasi persediaan stok bahan pangan dipasaran dan juga menindak tegas para pelaku mafia pangan apabila ditemukan,” tutup Ali.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment