Kapolsek KPPP Murhum Diduga Lakukan Perbuatan tak Menyenangkan

RAHA-Etika berkomunikasi dengan orang lain haruslah senantiasa terjaga. Jika kebablasan, tidak mengedepankan sikap sopan santut atau tata krama, bisa saja berbuntut panjang. Contohnya adalah Adin, lelaki yang berdomisili di Kota Raha ini merasa tak terima ketika mendengar ucapan yang tak enak dari lawan bicaranya.

Adin merasa tersinggung atas bahasa yang diucapkan Pradifta (Kapolsek Pelabuhan Murhum Kota Baubau). Adin dan Pradifta terlibat cek cok melalui pesan ponsel. Adin tak terima saat Pradifta menyebut mulutnya via pesan SMS. Meski boleh dibilang hanya persoalan sepele, tapi Adin sangat kesal dengan perkataan Pradifta.

Lantaran tak terima disebut mulutnya, Adin berencana mengadukan persoalan tersebut kepada Kapolres Baubau. Jika tidak ditanggapi, Adin akan melakukan upaya lain dengan melakukan demonstrasi.

Menurutnya, pejabat publik harus bisa menjaga etika dalam berkomunikasi, karena mereka harus menjadi panutan. “Apalagi ini adalah pejabat di lingkungan Polri yang berkewajiban memberikan pengayoman dan kenyamanan kepada masyarakat.

“Intinya, saya tidak terima baik dia bicara kasar sama saya, ini perbuatan yang tidak menyenangkan, masa ada pejabat tidak bisa menjaga etika dalam berkomunikasi,” kata lelaki bernama Sirajuddin ini.

Kapolsek KPPP Murhum Pradifta, ketika dikonfirmasi, membantah melakukan prbuatan yang tidak menyenangkan sebagaimana tuduhan Adin. Dia menjelaskan,tuduhan tersebut bermula ketika Adin menelepon dirinya dengan mengucapkan kata kata yang tidak pantas. Merasa ada yang tidak beres, Pradifta pun mengirimkan pesan kepada Adin dengan maksud menasehati dan mengingatkan agar berhati hati menjaga omongan. “Maaf ya, jaga mulut kamu” tulis Pradifta melalui pesan SMS yang dikirim ke Adin.

SMS itulah yang tidak diterima dengan baik oleh Adin, padahal Pradifta bermaksud memngingatkan Adin agar menjaga sikap dan omongannya. “Mestinya kalau merasa ada yang tidak beres datanglah kita bicara baik baik,” katanya.(ras)

You might also like More from author

Leave a comment