Harga Garam Melambung

BAUBAU- Kondisi gagal panen yang terjadi di sejumlah daerah penghasil garam tradisional di Indonesia, berdampak terhadap harga dan pasokan garam Kota Baubau.  Harga garam kini mengalami kenaikan di pasaran di Kota pemilik benteng terluas itu.

La Use, salah seorang pedagang garam tradisional, mengaku, harga pembelian garam dari tangan distributor saat ini mengalami kenaikan, dari Rp 70 ribu per karung ukuran 50 kilogram, naik menjadi Rp 185 ribu perkarung.

Dengan kenaikan harga belinya, maka La Use mau tak mau juga menaikan harga jualnya kepada konsumen berkisar Rp 6.000 per liter. Sementara garam halus naik Rp 2.000 per bungkus.

Selain harganya yang naik, La Use mengakatan, saat ini garam susah diperoleh. Biasanya dia mengambil garam di wilayah Bone-Bone, namun stok dilangganannya itu sementara kosong. Sehingga dia beralih ke Jembatan Batu.

Sementara itu, salah seorang warga, Suryani, mengatakan, meski mengalami kenaikan, namun dirinya tetap membeli garam, sebab merupakan salah satu bahan penting dalam membuat masakan.

Dia berharap pemerintah dapat mencarikan solusi sehingga harga garam kembali normal. “Mudah-mudahan cepat turun harga garam,” katanya, ditemui saat membeli garam. Harga Garam Melambung. (Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment