Dua Desa di Butur Akhirnya Nikmati Listrik

BURANGA – Setelah sekian lama, dua desa di Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara (Butur) akhirnya menikmati fasilitas listrik. Dua desa tersebut yakni desa Lauki dan desa Marga Karya.

Manager PT. PLN Area Baubau, Arif Budy Kurniawan mengatakan, jumlah daya pelanggan yang dinyalakan lampunya tersebut sebanyak 60 an kilowatt. Ririnciannya sebanyak 42 pelanggan di Desa Lauki dan 35 Desa Marga Karya.

“Jadi pemasangan jaringan di Desa Lauki itu kelar 2015, sedangkan Desa Marga Karya selesai tahun ini. Sengaja dinyalakan dihari pelanggan nasional, dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan PLN dengan pelanggan,” kata Arif Budy Kurniawan usai menyalakan lampu di kedua Desa tersebut.

Lebih lanjut Arif mengatakan, selain Kab. Buton Utara, bertepatan dengan moment hari pelanggan nasional bertema “senyum benderang indonesia”, pihaknya juga telah melayani aliran listrik untuk dua desa di Kabupaten Wakatobi, yakni desa Dete Kecamatan Tomia Timur dan desa Wali Kecamatan Tomia. Pelanggan yang dinyalakan lampunya di wilayah dinasnya Bupati Arwahi itu sebanyak 80 an pelanggan sementara dayanya sebesar 63 Kilowatt.

Dengan penambahan pelanggan tersebut, kata dia, PLN Area Baubau yang nota bane mengurusi delapan Kabupaten dan satu Kota se-Sultra yakni Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Tengah (Buteng), Buton Utara (Butur), Buton Selatan (Busel), Muna, Muna Barat (Mubar), Wakatobi, dan sebagian Wilayah Kabupaten Bombana, otomatis juga menambah beban pemakaian. Meski begitu, namun total daya tegangan yang mencapai 25 Megawatt, masih dinilai cukup untuk melayani sistem kelistrikan di sembilan Wilayah tersebut, sebab, jika ditotal jumlah penggunanya baru mencapai 24 ribuan Kilowatt.

Karenanya, dengan adanya akses dan dinyalakannya lampu tersebut, sedianya bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya terutama saat anak-anak belajar malam hari dan penunjang kegiatan perekonomian warga setempat yang bermuara pada peningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Makanya kami juga menghimbau masyarakat, agar pasokan listrik ini bisa rutin melayani masyarakat, warga mau merelakan pohonnya untuk ditebang atau dipangkas oleh petugas kami bilamana pohon tersebut mengganggu jaringan listrik. Idealnya jarak jaringan dengan pengganggu haruslah tiga meter,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Pemda Butur yang sudah membantu pemasangan jaringan di wilayah Butur.

Sementara Kepala Desa Marga Karya, Muhamad Muslih, tidak bisa menyembunyikan kegembiraan dan rasa senangnya. .

“Alhamdulillah dan terimakasih pula kepada pihak PLN, yang jelas kami sangat sangat senang, gembira dan terharu dengan adanya listrik ini. Sejak 26 tahun keberadaan kami di sini, kami baru menikmati adanya listrik,” ujarnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment