Dinas Pendidikan Antisipasi PCC Sentuh Murid

BAUBAU- Obat terlarang Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) telah merenggut korban jiwa di Kota Kendari. Ini membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau menghimbau agar kepala sekolah (Kepsek) mengantisipasi dan mewaspadai jangan PCC sampai menyentuh siswa di daerah tersebut.

Kepala Dikbud Baubau, Masri, menghimbau agar Kepsek dan guru-guru di lingkungan dinas pendidikan melakukan pengawasan kepada siswanya agar tidak menjadi korban.

“Kami menyampaikan kepada kepala sekolah untuk meminimalisasi adanya penjualan-penjual bebas didalam sekolah, sekolah kita sterilkan. Anak-anak dihimbau untuk jangan membeli jajan-jan diluar kantin sekolah,” pungkas .

Selain guru, pihaknya juga mengajak orang tua siswa dan wali murid turut mengawasi anak-anaknya, sehingga terhindar dari penyalahgunaan obat-obat tersebut.

Untuk di Baubau sendiri, kata dia, sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya peserta didik uyang menjadi korban PCC. “Harapannya mudah-mudahan di Kota Baubau, tidak ada siswa yang menjadi korban PCC,” katanya.

“Upaya preventif sudah kita lakukan, sejak pemberitaan PCC ini terkuak kita langsung mengambil langkah. Dari berbagai pemberitaan, korban dari penyalahgunaan PCC ini memang kebanyakan pelajar. Makanya kami instruksikan agar guru mengambil peran untuk memberikan informasi lebih dini mengenai bahaya obat-obatan tersebut,” tukasnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment