Dewan Jangan Tutup Mata

– Rusman Emba-H Abdul Malik Bangkitkan Muna

 

MUNA- Sorotan DPRD Kabupaten Muna mengenai arah pembangunan penataan jalan Warangga ditanggapi Generasi Muda Pemerhati Pembangunan Muna, La Ode Sirajuddin Haq. Salah satu tokoh pemuda Muna yang akrab dipanggil Adhyn Haq ini meminta agar wakil rakyat tak menutup mata atas perubahan yang telah ditata Bupati Muna, Rusman Emba dan Wakil Bupati Muna, Ir H Abdul Malik.

Adhyn Haq menilai wakil rakyat harusnya tak perlu menyoroti perubahan yang saat ini sudah berjalan ke arah yang positif. Seharusnya, kata dia, antara pihak legislatif dan eksekutif seyogyanya harus saling mensuport satu sama lain guna membawa Muna ke arah yang lebih baik lagi.

Kembali soal penataan jalan Warangga, pihaknya menilai Bupati Muna sudah melakukan langkah strategis dengan mengupayakan pelebaran badan jalan. Langkah tersebut kemudian telah menyita perhatian pemerintah provinsi untuk mensuport langkah pemda Muna tersebut.

“Pemerintah provinsi sudah memberi sinyal positif, tapi toch nyatanya malah DPRD Muna yang memberi sorotan. Alasannya pun beragam, mulai soal kewenangan maupun soal syarat adminitrasi terkait AMDAL karena kawasan Warangga adalah kawasan hutan yang perlu di jaga,” jelas Adhyn Haq.

Anehnya, lanjut dia, kenapa nanti pada saat dibangun baru dipermasalahkan. Justru pihaknya mempertanyakan keberadaan wakil rakyat pada saat terjadi pengrusakan hutan yang harusnya menjadi fokus untuk melahirkan regulasi yang bersifat perlindungan hutan dikawasan itu.

Adhyn Haq meminta agar rakyat tidak dibingungkan dengan pernyataan-pernyataan yang tidak perlu. Menurutnya segala kegiatan yang dilakukan pemda sudah sesuai koridor yang telah disetujui bersama antara pihak eksekutif dan pihak legislatif.

Pihaknya sangat berharap sesama lembaga pemerintahan saling mendukung agar pembangunan berjalan baik. Karena baik legislatif maupun eksekutif sama dipilih dan diberi kewenangan oleh rakyat.

Terlepas dari semua itu, Adhyn Haq menggambarkan keberhasilan Bupati Muna, Rusman Emba dan Wakil Bupati Muna, Ir H Abdul Malik selama lebih dari setahun menjabat yang tidak boleh dipandang sebelah mata oleh masyarakat maupun wakil rakyat.

Di 100 hari masa pemerintahan, Rusman Emba-H Abdul Malik telah sukses menyelesaikan pembangunan mesjid yang pernah tidak terselesaikan dalam masa pemerintahan sebelumnya. Selanjutnya, selama Kabupaten Muna berdiri tidak pernah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah.

Setahun pemerintahan, predikat tertinggi atas laporan keuangan daerah berhasil disulap Rusman Emba-H Abdul Malik. Opini WTP pun berhasil diraih hanya dalam kurun waktu satu tahun jalannya pemerintahan.

Perubahan yang paling dirasakan masyarakat saat ini adalah penataan kota dan sarana jalan yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Muna. Baru setahun, pasangan pemimpin ini telah berhasil melakukan terobosan dengan melakukan pelebaran badan jalan dan pengaspalan serta pengembangan obyek wisata dimana pemerintah daerah membuka akses jalan menuju beberapa obyek wisata.

Yang paling teranyar, menurut Adhyn Haq, Rusman Emba-H Abdul Malik berhasil menggaet kerjasama dengan maskapai penerbangan Garuda yang dalam waktu dekat akan hadir. Selain itu sarana perhubungan laut yakni kapal pelni akan masuk mengambil rute pelayaran di pelabuhan Raha.

“Saya kira banyak keberhasilan yang bisa membuka mata setiap warga mengenai perubahan Muna saat ini. Perlu kita sadari bahwa Muna ditangan Rusman Emba-H Abdul Malik telah mengalami begitu banyak peningkatan dan perubahan. Ini yang perlu kita dukung sepenuhnya, jangan karena ada pihak tertentu maka bisa menghambat pembangunan daerah,” tukasnya.

Kendati perubahan telah banyak diraih, namun pemuda Muna ini memiliki satu permintaan kepada birokrasi yang dipimpin Rusman Emba-H Abdul Malik. Pihaknya meminta agar Bupati melakukan evaluasi kinerja terhadap seluruh OPD.

Menurutnya, masih ada kepala dinas yang hanya sibuk mengurusi perjalanan dinas tanpa output bagi daerah. Pihaknya bahkan menantang pemda untuk mempublikasikan berapa kali kepala dinas melakukan perjalanan dinas dan apa keberhasilannnya di lingkup dinas yang dipimpin.

“Bila kemudian evaluasi tersebut ditemukan kinerja kadis yang tidak baik maka jangan ragu untuk dicopot. Kami berharap jangan ada toleransi terhadap OPD yang gagal mengimplementasikan visi misi Bupati dan Wakil Bupati untuk menuju pembangunan Muna ke arah yang lebih baik,” tandasnya. (uk/is)

You might also like More from author

Leave a comment