Anggota DPRD Buteng Dipolisikan

BAUBAU -Seorang oknum anggota DPRD Buteng berinisial SR dipolisikan istrinya. SR dipolisikan atas dugaan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kasat Reskrim Polres Baubau membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota DPRD Buton Tengah (Buteng). “Benar sudah masuk laporannya, tapi kita masih lakukan pemeriksaan karena tidak mungkin masuk laporan langsung ditahan,” ungkapnya via telepon selulernya.

Sejauh ini, polres Kota Baubau masih melakukan pemeriksaan saksi dan korban. “Intinya kita masih lakukan pemeriksaan, termasuk saksi dan korban,” tutupnya

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, dalam Laporan Polisi (LP) Nomor : / LP / 263 / X / 2017 / Sultra / Res Baubau, tanggal 07 Oktober 2017. Wanita berinisial RM (33) yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), melaporkan SR yang berprofesi sebagai Anggota DPRD Buteng atas dugaan melakukan Kekerasan Dalam Runah Tangga (KDRT)

Berdasarkan keterangan RM di kepolisian, pada 7 oktober, sekitar pukul 08.00 Wita terlapor (SR) mendatangi rumah Korban RM, tetapi korban tidak membukakan pintu, saat itu SR menyimpan mainan buat anaknya di depan pintu rumah RM.

Sekitar pukul 10.00 Wita, RM membawa kembali mainan tersebut ke rumah SRdi Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari Kota Baubau. Sekitar pukul 12.00 Wita, SR menelpon korban sambil marah marah dan sempat mengancam keluarga RM berinisial RT yang selama ini mengasuh anak RM.

Selang beberapa waktu kemudian, SR bertemu dengan korban di Rusunawa, Kelurahan Wameo, Kecamatan Wolio, Kota Baubau. Saat itulah SR memukul RM pada bagian kepala kurang lebih 20 kali. Kejadian tersebut sempat dilerai kakak SR berinisial SD.

Diduga emosi sudah memuncak, SR juga langsung memukul kakaknya kurang lebih 10 (sepuluh) kali. Usai melakukanpenganiayaan, SR melarikan diri.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment