Pilwali “Golput Bukan Pilihan”

BAUBAU- Pesta lima tahunan masyarakat Kota Baubau haruslah berkualitas dan juga memiliki dampak yang luas. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Baubau menghimbau agar pemilih tidak Golput.

Komisioner KPUD Kota Baubau, Divisi Hukum Edi Sabara menjelaskan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) 2018 mendatang adalah pesta demokrasi masyarakat Kota Baubau. Mayarakat harus dapat menggunakan hak pilihnya dengan tidak menjadi seorang pemilih yang tidak punya pilihan alias golongan putih (golput). Sebab, Golput bukanlah suatu pilihan bagi seorang pemilih.

Edi mengaku, pemilih agar tidak Golput merupakan hal yang berat. Sebab jika berkaca pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu, Pemilih di Baubau hanya berada diangka 68 persen. olehnya itu, pihaknya tidak akan segan-segan menyampaikan hal tersebut, agar pada saat hari pemilihan nanti, sedianya para pemilih untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Untuk mewujudkan itu kita akan lakukan sosilalisai baik ke pemilih pemula, masyarakat biasa hingga semua elemen lainnya seperti pemilih berkebutuhan khusus,” janjinya.

Hal senada diungkapkan, Rekan selembanganya, Koordinator Divisi Perencanaan Program dan Data KPU Kota Baubau, Muh. Masri, bahwa KPUD Kota Baubau mengharpkan tingginya partisipasi pemilih. Sebab di Pilkada serentak kali ini, secara nasional termasuk KPUD Baubau menarget 76 persen wajib pilih menggunakan hak pilihnya. Sebab, tingginya partisipasi pemilih, merupakan cerminan legitimasi suatu pemilihan, karena salah satu indikator keberhasilan Pemilu adalah tingginya partisipasi pemilih.

“Jadi harapan kami sebagai penyelenggara pemilih adalah bagaimana masyarakat Kota Baubau setelah mendapat informasi hari pemilihan mereka memnggunakan hak pilihnya. Jangan Golput salurkan hak pilih anda, siapa yang menjadi pemimpin lima tahun kedepan,” ajaknya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment