Jelang Pilwali Partai Hanura Memanas

BAUBAU- Ganjang-ganjing kepengurusan partai Hanura Kota Baubau menjelang Pemilihan Walikota 2018 mendatang masih memanas. Sebelumnya Ketua DPC Partai Hanura Baubau, Arim Ena di lengserkan kini giliran Haji Yuman Nahmudin (HYN) yang telah dinobatkan sebagai Ketua DPC definitif tetap mendapat sorotan dari kader Hanura.

Diboikotnya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Partai Hanura Kota Baubau, Rabu (11/10) malam, oleh para pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Baubau versi Arim Ena, tak menghalangi Bandung Longgeng SP, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Hanura Kota Baubau, untuk melanjutkan Muscablub esok harinya, Kamis (12/10) pagi.

Melalui sambungan Whatsapp, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Hanura Sultra ini menyampaikan pelaksanaan Muscablub yang digelarnya sah adanya karena peserta yang hadir telah kourum “Bagaimana mungkin muscablub tersebut dianggap tidak kourum, sedangkan peserta yang hadir mewakili DPP, DPD , DPC dan PAC,” ungkapnya.

Pengurus DPC yang legalitasnya dikeluarkan oleh DPD adalah pengurus yang sah dibawah pimpinan Arim Ena. “Sebelum keluarnya SK Plt, SK DPC Partai Hanura Baubau yang legal dibawah kepemimpinan Arim Ena. Saya kira sudah dari awal disampaikan bahwa SK dibawah kepemimpinan Arim masih berlaku, selain Arim karena sudah keluar SK Plt untuk mengganti Arim sebagai Ketua sampai dilaksanakannya Muscablub,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, dalam Muscablub tersebut selain dirinya sebagai Plt Ketua DPC, juga dihadiri pengurus yang lain. “Tidak ada pengurus DPC versi HYN pada saat itu, yg benar pengurus DPC versi saya sebagai Plt Ketua. Selain saya, ada juga Ibu sri, Wakil Sekretaris DPC Partai Hanura dan Fajar Ishak yang ikut serta dalam Muscablub, dan mengenai PAC itu lengkap 5 PAC yg hadir dan saya sudah verifikasi keabsahannya. PAC yg hadir adalah PAC yg mendukung keputusan DPP tentang persetujuan pencalonan H. Yuman Nahmuddin (HYN) sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Baubau, dan itu bisa diidentifikasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPC Partai Hanura Kota Baubau Muhammad Yumardin Haeruddin (MYH) kepada awak media, menegaskan bahwasanya HYN belum memiliki SK, dan melanggar aturan Partai. “Konfirmasi yang diterimanya dari DPP disampaikan sampai saat ini Yuman bukanlah Ketua DPC Partai Hanura Kota Baubau sebab Yuman belum Memiliki SK. Dan pelanggaran HYN secara resmi telah dilaporkan ke DPP Partai HANURA. Suratnya masuk lewat admin kantor DPP atas nama Pak Firman tertanggal 16 oktober,” tegas Yumardin.

Lulusan Magister Kesehatan ini juga menegaskan selain melaporkan HYN, dirinya mewakili pengurus DPC yang lain juga melaporkan Bandung Longgeng (sebagai plt non aktif), Sabri Manomang dan Slamet Durasim ( Ketua dan Sekreretari DPD Sultra) ke DPP.

Dalam laporan yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta, pengurus DPC Partai Hanura Kota Baubau meminta peninjauan kembali atas surat dukungan DPP kepada HYN sebagai calon Ketua DPC Hanura Kota Baubau, pemberhentian Bandung Longgeng sebagi Plt dan bemberhentian sekaligus pemecatan Sabri Manomang dan Slamet Durasim sebagai Ketua dan Sekretaris DPD Hanura Sultra.

“Laporan kami akan segera di proses oleh DPP. Dalam menahkodai partai Hanura Sultra Sabri dan Slamet sudah jauh melenceng dari aturan partai Hanura sehingga kami langsung melaporkan ke DPP. Dalam kajian kami HYN, Bandung, Sabri dan Slamet telah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi Partai Hanura. Dan saya juga langsung diterima oleh Direktur Eksekutif DPP partai Hanura Yus Usman Sumanegara,” tandasnya.

Sementara itu Ketua DPC Partai Hanura Baubau terilih, Haji Yuman Nahmudin, mengatakan dirinya tidak menghendaki adanya perpecahan ditubuh Hanura dan dengan tegas menyatakan dirinya memiliki SK pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPC Partai Hanura. “Saya sudah berusaha membangun komunikasi dengan para pengurus DPC, namun belum ada kemajuan. Dan mengenai SK, saya dilarang untuk memperlihatkan SK kepada umum, namun SK tersebut bernomor SKEP/317/DPP-HANURA/X/2017 tertanggal 16 Oktober 2017, ” ujarnya kepada awak media saat menyerahkan salinan berkas keanggotaan parpol di KPU. Dia dihimbau, dalam waktu dekat semua kader Partai Hanura Kota Baubau agar bersama-sama bergabung untuk membesarkan partai.

Sedangkan Bandung Longgeng ketika dikonfirmasi mengenai pelaporan MYH ke DPP menyampaikan bahwa dirinya sudah mengetahui laporan tersebut. “Saya sudah tahu mengenai laporan itu, tidak apa-apa, tapi menurut saya akan percuma langkah itu dilakukan karena pada akhirnya akan sia-sia, karena kita lakukan proses Muscablub yg prosedural,” tandasnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment