Jumlah Partai Calon Peserta Pemilu 2019 Menurun

BAUBAU- Dari 73 Partai Politik yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), tercatat hanya 27 parpol yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Jumlah ini mengalami penurunan dibanding pada 2014 lalu yang mencapai angka 46 Parpol.

Komisioner KPU, La Ode Ijidman, menduga, penyebab menurunnya partai politik yang mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 karena adanya persyaratan kelengkapan pada tahapan awal. Aturan yang diterapkan KPU ini untuk melihat kesiapan Parpol menjadi peserta pemilu.

“Sebagai contoh, (kepengurusan) harus ada di setiap Provinsi, ada 75 persen per kabupaten/kota. Setiap kabupaten/kota, keanggotaannya seribu atau seperseribu. Kalau hal itu saja tidak terpenuhi kan tidak bisa mendaftar. Hal ini sebenarnya baik untuk melihat kesiapan parpol peserta pemilu,” ungkapnya saat ditemui awak media ini disela-sela giat penerimaan salinan berkas keanggotaan parpol, Senin (16/10) malam.

Lebih lanjut dikatakan, secara umum persayaratan yang diterapkan KPU untuk peserta Pemilu 2019 hampir sama dengan periode sebelumnya. Bedanya, hanya pada pemilu 2019, KPU mewajibkan parpol untuk mengisi data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Kalau kewajiban mengisi sistem Sipol ini dianggap membuat menurunnya jumlah parpol yang mendaftarkan diri menjadi calon peserta Pemilu 2019, saya rasa tidak. Sistem ini justru membuat proses administrasi menjadi lebih tertib,” tambahnya.

Dari data yang diperoleh, hingga penutupan pendaftaran Senin (16/10) pukul 24.00 WIB, tercatat 27 parpol yang mendaftar sebagai calon peserta pemilu 2019. 10 Parpol diantaranya sudah mengantongi tanda terima dari KPU, sedangkan 17 Parpol lainnya dinyatakan belum melengkapi persyaratan.

Ke-10 parpol sudah mengantongi tanda terima dari KPU diantaranya, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDI-P, Hanura, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sedangkan 17 parpol yang belum melengkapi persyaratan yaitu Partai Berkarya, Partai Republik, Partai Garuda, Partai Bhinneka Indonesia, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Rakyat, Partai Pemersatu Bangsa, Partai Idaman, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Parsindo, PNI Marhaenis, Partai Reformasi dan Partai Republikan.

KPU masih memberikan kesempatan kepada 17 parpol yang belum mendapatkan tanda terima dari KPU, untuk melengkapi berkas hingga Selasa (17/10) pukul 24.00.

“Untuk kota Baubau sendiri kami masih menyelesaikan tahapan pemeriksaan penerimaan berkas salinan keanggotaan partai hingga batas waktu yang ditentukan, kemudian kami bisa sampaikan,” tandasnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment