Kerawanan Pilkada Sultra Tinggi

BAUBAU- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI telah memetakan tingkat kerawanan di 171 daerah di 17 Provinsi yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2018. Pilkada Sultra masuk dalam kerawanan kategori tinggi.

“Untuk Sultra, potensi kerawan dalam pilkada 2018 mendatang termasuk tinggi,” kata anggota Bawaslu RI Divisi Penyelesaian Sengketa, Rahmat Bagja usai sosialisasi tatap muka dengan stekholder dan masyarakat dalam pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun 2018 di Baruga Keraton Wolio, Rabu (18/10).

Tingkat kerawanan Pilkada Sultra 2018 ini berkaca pada Pilkada 2016 sebelumnya. Beberapa daerah seperti Konsel dan Konut serta dua daerah lainnya yakni Bombana dan Muna bahkan mengadakan pemungutan suara ulang (PSU) hingga beberapa kali.

“Inilah yang menjadi perhatian serius bagi kami. Makanya kami asumsikan untuk tingkat kerawanan di Sultra tergolong tinggi pada 2018 nanti,” tukasnya.

Khusus Pilkada di Kota Baubau, Rahmat Bagja malah menilai sebaliknya. Menurutnya indeks kerawanan pilkada Kota Baubau sudah agak menurun. “Dulu memang indeks kerawanan di Baubau cukup tinggi dengan adanya masalah kericuhan. Tapi sekarang sudah tidak menurut Panwaslu Kota Baubau,” bebernya.

Kendati begitu, segala kemungkinan perlu diantispasi. Makanya untuk Sultra secara keseluruhan yang menggelar pilkada 2018 seluruh anggota Panwas harus memiliki integrasi tinggi pada saat turun dilapangan.

“Harapan kita meski masuk kategoti tinggi, proses pilkada di Sultra aman. Siapapun yang menang maka itu adalah pimpinan daerah pilihan rakyat,” tandasnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment