Kepengurusan GMPK Wakatobi Segera Dilantik

WAKATOBI – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Wakatobi yang di ketuai Joko Asis Westomi, di jadwalkan akan di lantik tanggal 3-6 November mendatang.

Ketua organisasi kaderisasi keanggotaan (OKK GMPK) Douglas pasaribu, sekaligus sekretaris satgas dana desa, saat di temui usai melaksanakan peremuan dengan wakil Bupati Wakatobi Ibu ilmiati Daut SE. M.Si. Kamis (19/10) mengatakan kepengurusannya akan segerah dikukuhkan pada awal bulan depan.

“kunjungan kita hanya mengindenfikasi kepengurusan GMPK Wakatobi serta apa program-program GMPK Wakatobi kedepan. Kita ingin mengetahui kesiapanya bagainama, dan jadwalkan pelantikan di rencana tanggal 3-6 november 2017,” ucapnya.

Ia menambahkan pergerakan GMPK ini nantinya akan meningkatkan kapasitas masyarakat desa dan diharapkan bisa ambil andil dalam pembinaan kepala desa kepada koridor yang benar jangan sampai mereka nanti tidak tau apa-apa jadi korban penangkapan. ” kalau ada penyelewengan kita betulin itu dulu apakah pengunaan dana desanya baik dari pengawasan ingpektorat setempat itukan butuhkan waktu, mungkin kita pembinaan dulu lha dan muda-mudahan tidak ada penyelewengan” ujarnya.

Sementara itu wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daut, SE. Msi, mengharapkan dengan adanya GMPK ini desa-desa utamanya kepala desa dalam pengelolaan Dana Desa lebih tertip, teratur, agar tidak tersandung kasus atas pengeloalan ADD dan DD. “saya pikir sudah tepat ya, yang di lakukan GMPK ini untuk melakukan pendampingan dan muda-mudahan desa-desa di 75 desa ini bisa mendapatkan bimbingan teknis lebih dalam lagi,” singkat Ilmiat

Sementara itu calon ketua GMPK wakatabi Joko Asis Westomi, menyatakan bahwa untuk target pertama GMPK Wakatobi setelah pelantikan akan mempersiapkan program untuk di singrongkan dengan pemda. ” setelah pelantikan semua target awal adalah membuat program di setiap bidang sehingga program yang kita masukan itu singron dengan pemda dan untuk desa kita juga telah mempersiapkan program bimbingan teknis termaksud media dengan desa”, tutupnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment