KPU Nyatakan Berkas 7 Parpol Tidak Lengkap

BAUBAU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hingga saat ini belum mengambil keputusan terkait 13 partai politik (parpol) yang belum melengkapi berkas sampai batas waktu yang diberikan, yakni Selasa (17/10) pukul 24.00 WIB. 13 parpol tersebut belum diterima berkasnya lantaran dinyatakan tidak lengkap.

Komisioner KPU Kota Baubau Divisi Hukum Edi Sabara, mengungkapkan, parpol yang mendaftar di KPU RI harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan.

Di antaranya, harus memenuhi minimal 30 persen keterwakilan perempuan dari total pengurus di pusat, memiliki sebaran pengurus dan kantor, yang melengkapi 100 persen jumlah provinsi, 75 persen dari jumlah kabupaten/kota dan 50 persen memenuhi jumlah kecamatan. Dan minimal anggota parpol, paling sedikit 1000 atau 1/1000 dari jumlah penduduk di kabupaten/kota yang bersangkutan.

“Tapi belum ada kesimpulan akhir dari KPU RI. Namun yang pasti, kami di kabupaten/kota hanya menerima parpol yang telah mendaftar di KPU RI,” ujarnya kepada awak media usai mengikuti penandatangan MoU antara KPU dan Kejaksaan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Baubau, Kamis (19/10).

Kendati demikian, Edi menambahkan, belum bisa dipastikan apakah 13 parpol itu bisa mengikuti Pemilu 2019 atau tidak.

“Hal itu belum bisa dipastikan. Pada 2014 lalu, PKPI dan PBB juga dinyatakan tidak lengkap pada saat pendaftaran di KPU RI, namun berdasarkan keputusan MK, kedua partai itu bisa menjadi peserta pemilu,” tambahnya.

Lebih lanjut, dikatakan, saat ini KPU kabupaten/kota hanya akan melakukan verifikasi berkas kepada parpol yang dinyatakan lengkap oleh KPU RI, sambil menunggu intruksi selanjutnya dari pusat.

Untuk Kota Baubau, ada 19 parpol yang sudah menyampaikan salinan berkas keanggotaannya. 12 parpol dinyatakan lengkap, yakni Perindo, PDIP, Nasdem, PSI, Gerindra, PKS, PPP, Garuda, PKPI, Golkar, PBB dan Berkarya. Sedangkan yang tidak lengkap tapi tetap diterima karena sudah memenuhi unsur persyaratan ada 7 parpol, yaitu PKB, Hanura, PAN, Republik, Idaman, PIKA dan PBI.

Ia menyatakan, KPU kabupaten/kota cuma menerima salinan berkas keanggotaan, yang menentukan lolos dan tidaknya dalam pendaftaran adalah KPU RI.

“Yang lengkap yang kami tindaklanjuti ke tahapan verifikasi administrasi, sedangkan ynag dinyatakan tidak lengkap kami masih menunggu intruksi. Siapa tahu ada edaran lagi dari pusat,” ujarnya.

Hasil sistem informasi partai politik (Sipol), terdapat 13 partai yang tidak lolos. Yakni Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhineka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo).

Sedangkan, 14 parpol yang berkasnya dinyatakan lengkap oleh KPU, yaitu Partai Perindo, PSI, PDIP, Partai Hanura, Nasdem, PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Demokrat dan PKB.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment