BI tunjuk Lapandewa Sebagai Wilayah Pengembang Bawang Merah

BATAUGA – Untuk meningkatkan UMKR di Buton Selatan (Busel), Bank Indonesia (BI) memilih Kecamatan Lapandewa sebagai wilayah pengembangan bawang merah.

Bupati Busel, Agus Feisal Hidayat saat memberikan sambutannya pada peresmian air bersih di Kecamatan Lapandewa belum lama ini, mengatakan Bank Indonesia telah memilih Busel untuk melakukan pendampingan dalam peningkatan UMKR. Dan tahun 2018 ini Kecamatan Lapndewa terpilih oleh Bank BI untuk pengembangan bawang merah. Pemda Busel di bantu oleh BI menyiapkan tenaga ahli kusus yang menemukan pupuk organik yang akan meningkatkan jumlah produksi bawang merah

Selain pengembangan bawang merah, program kerjasama lainnya di Kecamamatan Lapandewa antara pemerintah Busel dan bank BI adalah pengembangan ikan asap. Ini juga akan didampingi tenaga ahli sehingga para pengusaha ikan asap di Kecamatan terujung Buton Selatan itu akan terlatih. “sehingga nanti ada brend bahwa Busel itu terkenal dengan bawang merahnya, Busel juga akan terkenal dengan ikan asapnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan sesuai dengan laporan Dinas perikana Busel, ikan asin hasil buah tangan warga Desa Gerak Makmur juga dapat bersaing dengan ikan asin yang ada diluar Busel. Faktanya, berdasarkan uji sampel di Jakarta melalui orang terpilih dibidang kuliner, rasa ikan asin milik Busel tepat dengan racikan alamiahnya. Untuk itu semua prodak lokal tersebut akan dikelola melalui tenaga pendamping yang ahli dibidang itu. Dengan demikian, ia berharap seluruh usaha tersebut akan menambah peningkatan taraf hidup masyarakat Busel khususnya Kecamatan Lapandewa.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment