PAD Buteng Baru Mencapai 1,9 Miliyar

LABUNGKARI – Percepatan pembangunan daerah perlu didukung dengan dana pembangunan yang memadai, salah satunya dengan meningkatnya Pendapatan Asli (PAD) suatu daerah akan menggenjot APBD. Hingga triwulan ketiga 2017, PAD Kabupaten Buton Tengah baru mencapai 1,9 miliar rupiah.

Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), mencatat capaian PAD Negeri hingga pertanggal 30 September baru mencapai Rp.1,968,346,972 dari target Rp.2,784,605,563. Hal ini diungkapkan kepala Dinas Pendapatan. La Maeta.

Pendapatan tersebut dinilai masi akan bertambah. Pasalnya masi banyak pendapatan daerah yang belum dimasukkan dalam data.”Ini masi akan bertambah pajak penerangan jalan masi ada Rp.700 juta blum dimasukkan di data september ini,” ungkapnya

Ia memaparkan sumbangan penghasilan daerah itu diambil dari intasi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perizinan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR serta Dinas Koperasi dan UKM. “Untuk Dinas Parawisata dia belum menyetor hasil retribusinya,” jelasnya. Namun masi ada item-item dari dinas terkait masi ada yang belum menyetor hasil pajak daerah antara lain retribusi pelayanan kesehatan RSUD, Retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum, Retribusi pengujian kenderaan bermotor, serta retribusi tempat rekreasi.

Pajak retribusi Dinas Pendapatan Daerah juga mencatat pendapatan Asli daerah yang sah sekitar Rp.3,644,742,515. “Pedapatan yang sah ini diluar retribusi, itu berupa pajak dari usaha jasa,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Hasil PAD Kabupaten Buton Tengah (Buteng) perdesember tahun 2016 mencapai Rp.3,759,763,263 dengan target Rp.2,223,645,000. Serta pendapatan yang dianggap sah Rp.3,929,886,635. Yang dipungut masi menggunakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) kabupaten Buton. Sementara PAD 2017 mencapai Rp.1,968,346,972 dari target Rp.2,784,605,563.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment