Anggota DPRD Bantah Tudingan Camat

BATAUGA-Anggota DPRD Buton Selatan, Joemi, membantah tudingan Plt Camat Sampolawa, La Ode Asri yang menyatakan aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga desa Gunung Sejuk, Kecamatan Sampolawa adalah buntuk kekecewaan masyarakat kepada anggota DPRD Busel yang berjanji akan menyiram jalan berdebu tersebut. Kata dia, itu bukan janji melainkan aspirasi masyarakat.

“Itu bukan janji melainkan aspirasi dari masyarakat bahwa jalan ini harus disiram, karena kalau tidak disiram itu akan berdampak negatif, yakni penyakit ganguan pernapasan. Informasi yang kita dapat ini sudah dua orang yang meninggal dunia akibat debu ini,” kata Joemi saat ditemui di kantor DPRD Busel, Senin (30/10).

Legislator Gerindra ini mengaku telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait penanganan persoalan debu jalan tersebut yang dianggap kronis. Hanya saja pemerintah daerah selalu terkendala dipersoalan anggaran. “saya sudah melakukan konsultasi tiga kali sama pak Bupati terkait dengan persoalan ini. Petama itu tidak ada tanggapan, saya sampaikan yang kedua kalinya katanya Bupati sudah menelpon H Darmin selaku kadis pemadam kebakaran. Namun kendala yang ditemui dilapangan adalah mobil pemadam tidak ada solarnya, dianas juga tidak memiliki anggaran terkait belanja BBM. Jadi mereka hanya bisa seadanya saja siram jalan itu. Kalau tidak salah itu hanya dua tangki saja yang bisa digunakan untuk penyiraman itu,” tambahnya.

Menurutnya, aksi pemblokiran jalan tersebut merupakan klimaks kekecewaan warga Gunung Sejuk dan Lipu Mangau kepada pemerintah eksekutif dan legislatif yang lamban merespon aspirasi masyarakat. Pasalnya, debu jalan tersebut telah memakan korban jiwa. “Jadi akibatnya mungkin ini keterlambatan respon dari pemerintah daerah termasuk anggota DPR. Namun kita di DPR ini tidak ada alat untuk melakukan penyiraman ini, semua anggaran yang dibahas di DPR sudah diserahkan ke dinas masing-masing,” paparnya.

Sebelumnya, bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat mengaku akan mengaspal jalan poros Sampolawa menggunakan aspal hotmiks pada tahun anggaran 2018. Pemerintah daerah juga telah melakukan konsultasi dengan pemerintah Provinsi agar jalan tersebut secepatnya diaspal termasuk dengan polemik Pinjaman Infestasi Pemerintah (PIP) yang digunakan saat masih begabung di Kabupaten Buton.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment