Pembahasan APBD 2018 Molor

BAUBAU- Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 molor hingga sepekan terakhir. Seyogyanya, pembahasan APBD 2018 yang diawali pembahasan KUA PPAS sudah dimulai sejak 7 November 2017 lalu.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Baubau, Muh Ahdyat Zamani tak menampik kondisi tersebut. Molornya pembahasan dokumen APBD 2018 dipicu karena pemerintah daerah belum menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) sebagai langkah awal pembahasan program prioritas APBD 2018.

“Benar, jadi dalam Banmus sebelumnya seharusnya tanggal 7 November lalu sudah dibahas dalam internal dewan. Tapi hingga hari ini dokumen KUA PPAS belum diserahkan kepada kami,” aku Muh Ahdyat Zamani di kantor DPRD Kota Baubau, Senin (13/11).

Ketua Komisi I DPRD Kota Baubau ini mengaku Banggar terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera menyerahkan dokumen yang dimaksud. Sebab, ketok palu APBD 2018 tidak boleh melewati tanggal 30 November.

Legisltor NasDem ini menjelaskan bila penetapan APBD melewati tenggat waktu tersebut maka akan berkonsekuensi hukum. Walikota, Wakil Walikota serta Anggota DPRD terancam tidak akan menerima gaji selama enam bulan.

Kendati begitu, konsekuensi hukum tersebut diatur dengan mempertimbangkan pihak mana yang paling besar berkontribusi sehingga penetapan APBD melewati batas waktu. “Dalam hal ini pemerintah yang bertanggung jawab, karena dewan telah menetapkan jadwal Banmus dimana disana ada perwakilan pemerintah yang hadir, seharusnya mereka sudah tahu,” tukasnya.

Namun demikian, pihaknya akan mencoba melakukan presure jika dokumen tersebut diserahkan dalam waktu dekat ini. Pembahasan secara maraton kemungkinan akan dilakuka untuk mengejar deadline yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Masih ada dua pekan lagi khan, sebisanya pembahasan akan dilakukan siang malam untuk menghindari konsekuensi ini. Karena kita tidak inginkan hal itu terjadi, apalagi penetapan APBD yang melewati batas waktu akan mempengaruhi program kerja yang sudah direncanakan,” tandasnya.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author

Leave a comment