Pelanggan PDAM Baaubau Capai 14.442

BAUBAU-Selama dua tahun terakhir (2017-20190, jumlah warga kota yang mendapat pelayanan sambungan rumah (SR) melonjak drastis. Lonjakan penambahan sambungan rumah tidak terlepas dari peran Plt. Dirut PDAM, La Ode Ali Hasan yang getol memperjuangan pendanaan melalui Program Hibah Air Minum dari Kementerian PUPR.

Sejak diangkat menjadi Plt Dirut PDAM, Ali Hasan lagsung melakukan terobosa mengejar dana hibah air minum di Kementerian PUPR. Karena baru mulai dilakukan di penghujung tahun 2017, PDAM Kota Baubau waktu itu hanya mendapat jatah 284 Sambungan Rumah.

Setelah berhsil menyelesaikan 284 SR tahun 2017, Pemkot dan PDAM Kota Baubau berupaya keras untuk meningkatkan jumlah warga kota yang terlayani air bersih dengan mengandalkan hibah air minum dari pemerintah pusat. Karena sarat utama untuk mendapat kucuran dana hibah tersebut harus ada penyertaan modal dari Pemkot, maka Pemkot dan PDAM, mendorong masalah penyertaan modal ke DPRD untuk dibahas.

Ali Hasan yakin, dengan modal kepercayaan dari keberhasilan menyelesaiakn 284 SR yang dibangun akhir 2017, pihak kementerian akan menambah kuota SR untuk PDAM Kota Baubau. “Alasannya, waktu itu kita sudah menunjukkan kinerja yang baik, sehingga kita yakin program hibah air minum ini bisa kita lanjutkan dan tingkatkan di tahun 2018, dan alhamdulilah tahun 2018 kita dapat 1.781 SR,” kata Ali Hasan.

Program tersebut, kata ali Hasan juga berlanjut di tahun 2019. Berdasarkan data yang disajikan Kepala Seksi Perencanaan PDAM Kota Baaubau, Muliadi, terdapat 1.539 warga kota yang dipasangkan air bersih di tahun 2019 berkat program hibah air minum, semuanya adalah masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR).

Meningkatnya jumlah warga yang mendapat pasokan air bersih melalui program hibah air minum perkotaan, memacu laju pertumbuhan pelanggan PDAM Kota Baubau dalam dua taun terakhir. Berdasarkan data yang disampaikan Kasi Hubungan Langganan PDAM Baubau, Ardi Ambo, hingga 25 Februari 2020, jumlah pelanggan PDAM sudah mencapai 14.442.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.