Kemenag Buteng Sosialisasikan Surat Edaran Kemenag Terkait Ibadah Ramadan

LABUNGKARI-Bupati Buton Tengah Buteng), Samahuddin, memimpin rapat akbar di pelataran kantor Bupati Buteng senin 13 April 2020. Rapat terbuka itu dihadiri seluruh kepala desa, lurah, kepala SKPD. Para Kapolsek serta Danramil juga turut menghadiri rapat yang digelar pukul 10.00 Wita.

Rapat yang dibuka Sekda Buteng, Konstantinus Bukide, itu dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak mengingat pandemi virus corona desiase-19. Dalam rapat tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buteng, Muhtar, diberikan kesempatan lebih awal menyampaikan surat edaran Kementerian Agama terkait Panduan pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid-19.

“Surat Edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim di Indonesia dari resiko Covid-19,” kata Kepala Depag Buteng, Muchtar, di hadapan seluruh Kepala Desa se-Buton Tengah, di Pelataran Kantor Bupati Buteng, Senin (13/04/2020).

Sesuai surat edaran Kementerian Agama, seluruh kegiatan ramadan yang berpotensi menghadirkan atau mengumpulkan massa tidak diperbolehkan. Sahur dan buka puasa bersama yang biasa dilaksnakan lembaga/instansi pemerintahan dan swasta dilarang. Demikian juga salat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan, untuk itu diharapkan terbitnya Fatwa MUI menjelang waktunya. Takbiran keliling. Kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid/musala dengan menggunakan pengeras suara, Pesantren Kilat, kecuali melalui media elektronik.

Demikian pula silaturahim atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri, bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference. (is)

You might also like More from author

Comments are closed.