Wali Kota Ingin Wujudkan Semua Usulan Masyarakat

BAUBAU – Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), AS Tamrin punya keinginan kuat untuk mengakomodasi semua program pembangunan yang diusulkan. Tetapi, situasi ini dilema dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal ini diungkapkan AS Tamrin usai mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang) Kota Baubau secara virtual atau online di Rujab Wali Kota Baubau, Selasa (21/4/2020). Musrenbang dengan tema ‘Baubau Handal dan Berdaya Saing’ tersebut merumuskan arah kebijakan Kota Baubau pada 2021 mendatang.

“Maunya sih semua kita wujudkan (usulan masyarakat). Hanya saja kita terkendala dengan keterbatasan anggaran. Jadi, harus dimaklumi kalau kita selektif menentukan program-program yang prioritas,” kata AS Tamrin kepada wartawan.

Terlebih, menurut dia, Indonesia bahkan dunia tengah menghadapi pandemik virus Corona atau Covid-19. Keadaan ini memaksa untuk merealokasi sejumlah pos anggaran untuk penanganan wabah penyakit tersebut sebagaimana diintruksikan pemerintah pusat.

“Pergeseran anggaran harus kita didahulukan agar bisa menghadapi krisis kesehatan ini. Karena pembangunan yang kita lakukan tidak ada gunanya, kalau kita sudah terpapar (Covid-19,” imbuh Wali Kota Baubau dua periode ini.

Bahkan, kata Ketua DPD PAN Baubau ini, Pemkot Baubau untuk pertama kalinya melaksanakan Musrenbang melalui perantara kecanggihan teknologi dengan tujuan mencegah penyebaran virus Corona. Padahal, biasanya agenda tahunan ini dilaksanakan secara tatap muka langsung.

“Musrenbang ini intinya menjaring aspirasi masyarakat. Saya berharap hasil Musrenbang tadi bisa menghasilkan suatu perencanaan yang konperensif, integral dan holistik. Intinya pembangunan ini berkelanjutan, kita wujudkan dulu program yang mendesak dan penting,” pungkasnya.(adv)

You might also like More from author

Comments are closed.