Perkembangan Covid-19 pada 9 Mei 2020

BAUBAU-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kota Baubau merilis data 9 Mei 2020 tentang penanganan persebaran covid-19, sebagai berikut:

selesai pemantauan 0,

18 orang dalam pemantauan (ODP),

126 orang tanpa gejala (OTG),

1 pasien dalam pengawasan (PDP),

5 Positif, dan

0 yang dinyatakan sembuh (belum ada).

Kelurahan domisili 5 pasien positif, 1 pasien warga Kelurahan Kadolomoko, 3 pasien warga Bukit Wolio Indah, 1 pasien warga Katobengke.

Penanganan 4 pasien, inisial 01, 02, 03, 04 masih menjalani isolasi di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baubau, sesuai protokol penanganan, mendapat perawatan, pengobatan khusus tenaga medis tim covid-19 RSUD Baubau. Sedangkan pasien inisial 05 yang masih berumur 11 tahun, menjalani isolasi mandiri secara ketat di rumahnya, yang tetap ditangani secara profesional oleh tenaga medis RSUD Baubau sesuai protokol penanganan pasien positif covid-19.

Begitu pula ODP, OTG, PDP yang juga ditangani secara ketat, sesuai protokol penanganan ODP, OTG, PDP.

Saat dikonfirmasi, Jumat 8 Mei 2020, Juru Bicara Gugas Covid-19 Kota Baubau, dr Lukman mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran, menjalankan protokol pencegahan covid-19, khususnya bagi masyarakat yang belum mengindahkan atau terkadang, sering lupa, dalam menjalankan protokol pencegahan covid-19.

Ini kata dia, agar dapat mempercepat memutus rantai persebaran covid-19 bencana nasional ini.

“Mari semua bekerjasama, kesadaran dari masyarakat sekitar. Artinya, kita menghargai saudara saudara kita yang melakukan isolasi secara ketat, secara mandiri. Dengan kondisi seperti ini, keluarga tersebut (pasien covid-19 dan keluarga) kita suport, kita beri semangat, karena disitulah letak kebersamaan kita, dalam mempercepat pemutusan rantai persebaran covid-19 ini,” ajaknya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau ini, berpesan kepada keluarga pasien yang menjalani isolasi ketat secara mandiri, baik OTG, ODP, PDP, maupun yang terpapar, terkonfirmasi positif, agar tetap mengikuti protokol yang sudah diberikan petugas kesehatan.

“Menggunakan masker, jaga jarak, di kamar tersendiri, jangan banyak berinteraksi di rumah, memperhatikan pola hidup bersih dan sehat. Itu himbauan yang selalu kita sampaikan kepada yang menjalani isolasi mandiri,” katanya melalui wawancara, di Sekretariat Gugas Vovid-19. Kota Baubau yang baru, di Jalan Dayanu Ikhsanuddin ex kantor Wali Kota Baubau – ex kantor Dinas Pendapatan Kota Baubau (arah Bandara Betoambari).

Dokter Spesialis Penyakit Dalam ini menuturkan, bahwa protokol penanganan pasien positif covid-19, baik pasien anak maupun pasien dewasa, sama saja. Namun kata dia, pasien 05 (pasien anak berumur 11 tahun), sebelumnya memang sudah menjalani isolasi mandiri, sudah berlangsung sejak 2 Mei 2020 (sebelum ada hasil PCR), sampai saat ini. Dan setelah ada hasil PCR yang menyatakan dia positif covid-19, isolasi mandiri ditambah lagi selama 14 hari kedepan.

Ini kata dia, atas permintaan keluarga, yang juga menjaminkan bahwa pasien 05 tetap menjalankan setiap protokol penanganan pasien positif covid-19.

Dokter Lukman yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 RSUD Baubau menambahkan penjelasannya, bahwa protokol isolasi mandiri, yakni minimal kontak, terpantau ketat, secara rutin kondisi pasien di rumah. Riwayat kontak pasien, makan minumnya (asupan gizi, red), juga aktivitas di rumah.

“Jadi ada banyak metode yang bisa dilakukan. Yang jelas petugas kesehatan, surveilens tetap intens memantau,” tambahnya.

Masyarakat diharapkan tetap waspada, mawas diri dengan tetap menjalankan himbauan Pemerintah tentang protokol pencegahan covid-19, guna memutus rantai persebaran wabah pandemi global ini. Tetap dan terus menggunakan masker, saling menjaga jarak minimal 1,5 meter, rajin mencuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih, tetap di rumah saja (tidak bepergian untuk sesuatu yang tidak penting), menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), konsumsi makanan bergizi, dan suplemen.

Sayangilah diri anda, sayangilah keluarga dan orang-orang di sekitar anda. Bersama cegah covid-19

You might also like More from author

Comments are closed.