Sekda Busel Serahkan Sembako untuk Warga Terdampak Covid 19 di Kecamatan Batu Atas

BATAUGA-Setelah melalui proses validasi data masyarakat miskin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) akhirnya mulai menyalurkan bantuan Sembako yang dialokasikan melalui APBD Busel dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) kepada mereka yang terdampak covid-19.

Untuk hari pertama, Senin (11/5), penyaluran dilakukan di Kecamatan Lapandewa, Batuatas dan sebagian di Kecamatan Sampolawa.

Di Kecamatan Lapandewa dan Sampolawa, secara simbolis, Bupati Busel H. La Ode Arusani yang menyerahkan langsung kepada masyarakat. Sementara di Kecamatan Batuatas penyaluran bantuan sembako dipimpin oleh Sekab Busel, La Siambo. Logistik bantuan sembako ke Batuatas diberangkatkan Senin subuh (11/5).

Bantuan sembako untuk Kecamatan Lapandewa telah disalurkan ke semua desa. Sementara di Kecamatan Sampolawa baru lima desa yang disalurkan, yakni Desa Gerak Makmur, Tira, Bahari I, II dan III. Penyerahan ke desa-desa lainnya akan menyusul.

Kepada rekan media, Bupati Arusani mengatakan bahwa data masyarakat miskin penerima bantuan tidak boleh tumpang tindi. Pasalnya, bantuan ada yang bersumber dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemkab Busel. Bahkan ada yang dari pemerintah desa yang dikucurkan melalui DD. Oleh karena itu, data masyarakat penerima bantuan harus melalui proses validasi.

Kendati demikian, jika ada masyarakat yang layak menerima bantuan namun tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pemerintah, Arusani meminta masyarakat untuk segera melapor kepada Kades atau lurah.

“Kan ada bantuan dari pemerintah pusat, ada dari pemerintah provinsi, ada dari kabupaten dan juga dari pemerintah desa. Sehingga data penerima bantuan ini tidak boleh tumpang tindi. Dalam arti ada masyarakat yang sudah menerima atau terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat, atau provinsi tidak bisa lagi terdaftar sebagai penerima bantuan dari kabupaten. Begitu juga yang menerima bantuan dari pemerintah desa. Jadi data harus singkron,” jelas Arusani

“Nah, penyaluran bantuan ini kami lakukan setelah data masyarakat penerima tervalidasi. Tapi kalau masih ada yang belum terima agar melapor ke desa dan kelurahan,” tambahnya.

Arusani berharap bantuan yang disalurkan tersebut tepat sasaran, yakni masyarakat kurang mampu yang terdampak langsung Covid-19.

Selain menyerahkan bantuan sembako dan BLT, Ketua PDIP Busel itu juga membagikan masker kepada warga dan mensosialisasikan pencegahan serta memutus mata rantai penyebaran virus corona di tingkat desa.

Orang nomor 1 di Busel ini mengimbau masyarakat tetap proaktif melakukan pencegahan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan, China itu. Ia juga meminta masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah dan membiasakan pola hidup sehat.

Data penerima bantuan pemerintah di Busel mencapai 8000 lebih kepala keluarga (KK) yang tersebar di tujub kecamatan. Dan bantuan paket sembako yang disalurkan Pemkab Busel berupa beras premium 25 kilogram, telur ayam satu rak, minyak goreng 5 liter, gula pasir.

Pasca penyerahan bantuan sembako dari Pemkab Busel dan BLT DD di Kecamatan Lapandewa, Batuatas dan sebagian Sampolawa. Akan menyusul di hari berikutnya di Kecamatan Batauga dan Sampolawa. Sepanjutnya di Kadatua, Siompu dan Siompu Barat.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.