Oknum Disperindag Diduga Perjualbelikan Losd Pasar, Pedagang Pasar Lapor Ke Polres

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Musibah yang di alami para pedagang di Pasar Sentral Laino Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) tak ada henti-hentinya. Banyak pedagang yang merasa dirugikan. Pasalnya, pembagian lods tumpang tindih antara pedagang yang satu dan lainnya.

Para pedagang mulai buka-bukaan. Mereka melapor di Polres Muna mengadukan jual beli lods yang diduga dilakukan oknum Disperindag. Hal tersebut terungkap dengan adanya bukti kwitansi bermaterai dan rekaman pembicaraan.

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho melalui Kasat Reskrim, IPTU Hamka pada saat ditemui oleh awak media keptonnews.com Rabu (17/06/2020) membenarkan laporan tersebut. Ia telah menerima aduan dari salah satu pedagang terkait dugaan jual beli lods.

Aduan para pedagang itu lalu ditindaklanjuti dengan memanggil pihak pengadu untuk dimintai keterangan. “Hari ini kami layangkan surat panggilan pada pengadu,” kata Hamka.

Lanjut mantan Kasat Narkoba itu, sayangnya belum mengetahui persis siapa oknum Disperindag yang melakukan jual beli lods dan nilai jualnya berapa. Makanya,  akan dilakukan pemeriksaan terhadap pengadu.

“Hanya disebutkan oknum Disperindag. Namamya dan harga kios tidak disebutkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Muna, LM Rusman Emba menegaskan tidak ada retribusi kepada para pedang yang akan menempati lods dari pasar modern dua lantai tersebut. Semuanya di gartiskan nol rupiah.

“Bila ada oknum yang mencari keuntungan, ia menyarankan untuk melaporkan kepihak berwajib.” tutupnya. (Fandhy)

You might also like More from author

Comments are closed.