Tiga Kali Mediasi, Blokade Akses Jalan Provinsi Akhirnya Dibuka Warga

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Para masa aksi yang telah melakukan blokade akses jalan provinsi yang ada di Desa Bea, Desa Laiba, Kelurahan Laimpi, juga di Desa Wakumoro Kecamatam Kabawo dan Kecamatan Parigi yang terjadi hampir sebulan diblokade warga menggunakan kayu dan batu akhirnya dibuka.

Pembukaan blokade itu setelah mediasi dilakukan Senin (6/7/2020)

oleh Sekretaris Komisi III DPRD Sultra, LM Marshudi bersama Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho dengan para massa aksi.

“Proses mediasi berjalan hingga tiga kali. Mediasi pertama, di Kelurahan Laimpi dan Desa Bea berhasil setelah ada jaminan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra yang akan memfungsionalkan jalan yang rusak itu,” kata Marshudi pada saat ditemui awak media, Selasa (7/7/2020).

Sedangkan di Desa Laiba dan Desa Wakumoro, mediasi harus dilakukan dua kali. Karena warga bersih keras tak mau membuka blokade itu sebelum ada material yang disiapkan. Marsudhi tak tinggal dia mendesak Kepala Dinas SDA dan Bina Marga hingga menemui Gubernur Sultra, Ali Mazi. Alhasilnya pun memuaskan, jalan akan dikerjakan melalui metode Patching (penambalan).

Untuk penangangan awal akan dilakukan fungsionalisasi dan Patching. ” Itu semua sudah disepakati oleh warga,” ungkapnya.

Sesuai kesepakatan bersama Dinas SDA dan Bina Marga, bila ada kelonggaran anggaran di APBD-P, maka pengaspalan jalan tersebut akan menjadi skala prioritas. “Bila tidak, maka menjadi prioritas di APBD 2021. Kami juga sudah bicara di Komisi III, jalan itu akan menjadi prioritas,” Sebutnya.

Untuk diketahui panjang kerusakan jalan dari Kelurahan Laimpi hingga Desa Wakumoro mencapai 7 Kilometer. Estimasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 17 miliar. Satu Kilometer untuk pengaspalan, anggaranya kurang lebih Rp 2,4 miliar. Total annggaran itu bakal diupayakan masuk di APBD-P atau di APBD 2021.

“Kita akan usulkan Rp 20 miliar untuk pengaspalan dan drainasenya,” tutupnya.(Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.