Orang Tua Murid Keberatan Nilai Rapornya Berubah

Karim Darma: Hanya Kesalahan Input dan Sudah Diselesaikan

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Biasanya, momen penerimaan rapor menjadi momen yang paling mendebarkan bagi orang tua maupun anak, terutama  orang tua yang anaknya berprestasi. Tetapi beda kenyataan dengan orang tua murid yang ada di Desa Lohia. pasalnya pada saat pembagian rapor, (20/6/2020) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Satu (1) Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) ada salah satu guru yang diduga sengaja mengubah nilai rapor siswa.

Orang tua murid yang tidak mau masukan namanya pada saat ditemui Keptonnews.Com Rabu (15/7/2020) merasa keberatan dan tidak terima baik apa yang telah dilakukakan oleh oknum guru yang mengubah nilai rapor anaknya.

Parahnya, Nilai mata pelajaran dari 80 di ubah menjadi 64. Ia tidak terima karena nilai yang dikasih sama guru bidang studi berbeda. “Guru wali kelasnya merubah nilainya yang di kasih dengan guru mata pelajaran lain, tidak sesuai yang di tulis dirapor.” kesalnya.

Saya langsung komplen terhadap gurunya. Kenapa nilai rapor anakku dirubah. “Guru wali kelasnya tidak menjawab pertanyaan saya,” ungkapnya.

Setelah saya komplen, guru wali kelasnya langsung mengumpulkan rapor-rapor yang telah dibagikan dan merubah ulang nilai-nilainya. “kemarin rapornya baru dibagikan nilainya sudah diubah,” sebutnya

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Lohia dan guru wali kelasnya pada saat ditemui oleh  awak media Rabu (15/7/2020) sedang menggelar rapat membahas terkait masalah tersebut bersama guru-guru lain dan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Karim Darma.

Menurut Karim Darma, nilai rapor yang dikatakan dirubah itu hanya kesalahan imput. Guru wali kelasnya keliru pada saat pengisihan nilai-nilai rapor terhadap siswanya.

Anak itu namanya berada dipaling bawah, tertukur dengan yang di atas. Jadi itu semua kesalahan tulis. Kita sudah selesaikan masalahnya dan semuanya dan rapor sudah di bagikan,” pungkasnya. (Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.