H. Arhawi- H. Hardin Laomo Resmi Deklarasi

WAKATOBI – Bupati Kabupaten Wakatobi, H. Arhawi Ruda SE MM, resmi mendeklarasikan, H. Hardin Laomo sebagai calon wakilnya dalam helatan Pilkada 2020. Turut hadir dalam kegiatan itu, mantan Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi periode 2004-2009, Andi Hasan, Ediarto yang pernah menjadi wakil bupati diperiode pertama Ir. Hugua, Ketua Parpol Demokrat tingkat II, La Moane Sabara, selaku partai koalisi, serta sejumlah anggota DPRD Wakatobi dari politisi Golkar Wakatobi.

H. Arhawi – H. Hardin Laomo melangsungkan deklarasi di lapangan merdeka Wangi-wangi pada Minggu (9/8), yang dihadiri ribuan simpatisan serta tim pendukung.

Dalam sambutannya, H. Arhawi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh simpatisan serta tim pendukungnya yang hadir maupun yang tidak hadir dalam acara deklarasi. Dirinya harapkan agar tim serta simpatisan H. Arhawi -H. Hardin Laomo menunjukan sikap politik yang santun selama Pilkada 2020 berlangsung.

“Jangan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertanggungjawab,” pinta orang nomor satu di Wakatobi itu dalam sambutannya, Minggu (9/8).

Arhawi mengutarakan alasan kenapa dirinya menunjuk, Hardin Laomo sebagai calon wakilnya di Pilkada Wakatobi 2020. Katanya, Hardin Laomo seorang birokrat yang kaya akan pengalaman di bidang pemerintahan. Sebab, Hardin Laomo pernah mengisi jabatan Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi selama tujuh tahun berturut-turut.

Itu artinya sambung dia, kombinasi dirinya selaku incumbent yang sudah terbukti membangun Wakatobi empat tahun terakhir dan calon pasangannya Hardin Laomo tidak diragukan lagi. “Saya meminta kepada kita semua bahwa tidak perlu ragu lagi dengan pasangan ini. Saya telah menjalankan tugas pemerintahan selaku bupati Wakatobi sudah satu periode, yang telah berjalan empat tahun. Kemudian beliau (Hardin Laomo) juga pernah menjadi sekda Wakatobi selama tujuh tahun. Insya Allah saya dan bapak Hadin Laomo akan menjawab cita-cita besar Wakatobi sebagai top Ten pariwisata nasional yang ditetapkan pemerintah pusat,” tukasnya. (A-2)

You might also like More from author

Comments are closed.