Walikota: Pandemi Covid-19 Pengaruhi Realisasi PAD Kota Baubau

BAUBAU-Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan sebesar 8,64 persen atau Rp 102,32 miliar. Hal ini disebabkan dana perimbangan menurun sebesar 9,11 persen atau Rp 649,54 miliar.

Penurunan tersebut berasal dari dana alokasi umum sebesar Rp 50,31 miliar dan dana alokasi khusus sebesar Rp 16,51 miliar. Sedangkan pendapatan daerah yang sah lainnya naik sebesar Rp 99,97 miliar atau 4,80 persen.

Menurut Walikota Baubau, AS Tamrin, pelambataan perekonomian merupakan salah satu dampak dari pandemi Covid-19, termasuk merosotnya pendapatan daerah dan meningkatnya belanja daerah untuk penanganan Covid-19. “Dengan pertimbangan itu, maka pemerintah perlu melakukan penyesuaian pendapatan daerah demi keberlangsungan pembangunan”, ujarnya.

Walikota dua periode ini juga menambahkan, item pendapatan diturunkan 7,61 persen atau menjadi Rp 851,84 miliar dari yang semula ditargetkan Rp 922,01 miliar.

Sementara, belanja yang sebelumnya dialokasikan Rp 988,84 miliar, kini ditaksir menurun hingga 5,04 persen atau Rp 939,03 miliar. Sehingga, dengan itu maka Perubahan APBD 2020 mengalami defisit anggaran sebesar Rp 87,19 miliar atau 30,47 persen dari APBD induk 2020.

Lebih lanjut dijelaskan, ada kenaikan pendapatan daerah yang sah karena adanya penambahan pendapatan hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp 99,97 miliar dan penambahan dana hibah dari pemerintah provinsi sebesar Rp 2,43 miliar dari APBD induk.

Selain itu, Pemerintah kota Baubau juga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 27, 48 miliar. Menurutnya, dana DID tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat pada daerah yang telah menyampaikan laporan penyesuaian APBD tahun anggaran 2020 dalam penanganan Covid-19 tepat waktu.

Saat ini Pemkot dan DPRD Kota Baubau tengah mengenjot Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Pembahasan Raperda ini ditargetkan tuntas 18 September 2020. (adm)

You might also like More from author

Comments are closed.