Perwali Tentang Protokol Kesehatan Mulai Diberlakukan, Pemkot Bagikan 17 Ribu Masker

BAUBAU-Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi berlakukan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang kepatuhan protokol kesehatan. Hal ini ditandai dengan digelarnya apel siaga penggunaan masker di halaman Sekretariat Gugus Tugas Covid 19 Baubau.

Kata Wali Kota Baubau, AS Tamrin, jika masyarakat tidak patuh bakal diberi sanksi. Menurut dia, Pemkot saat ini sangat membutuhkan kepatuhan masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jelas kita berikan sanksi sesuai pasal 11 dalam Perwali nomor 35 tahun 2020 tentang ketaatan terhadap protokol kesehatan. Tapi kita tidak lantas memberikan begitu saja, kalau sudah tidak bisa dibina, baru sanksinya diterapkan,” terang AS Tamrin dalam sesi wawancara.

Pemkot Baubau dalam Perwali No.35/2020 memberikan sanksi sosial kepada masyarakat. Jika tidak patuh protokol kesehatan, seseorang bakal disuruh membersihkan got atau sejenisnya salah satunya kategori kerja bakti. Selain itu, Pemkot juga bakal merapid test setiap warga jika dijumpai beraktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan masker.

Terkait penerapan protokol Covid-19 ini, Kapolres Baubau, AKBP Rio Tangkari SH SIk, mengatakan pihaknya bakal tegas menindaki ketika melihat orang melanggar protokol kesehatan. “Karena satu-satu cara untuk memutus rantai penularan Covid-19 adalah dengan mematuhi protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan orang,” katanya.

Pantauan wartawan, dalam kegiatan apel siaga melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kota Baubau. Yakni, Pemkot, Polres Baubau dan Kodim 14/13 Buton. Masing-masing menurunkan personilnya.

Kegiatan ini diharapkan Satgas Covid-19 di Baubau memberi pemahaman kepada masyat untuk patuh. Pada kegiatan tersebut dilakukan pembagian 17 ribu masker kepada warga. (adm)

You might also like More from author

Comments are closed.