Sukses SPAM Kontunaga Masyrakat Menggelar Doa Bersama : Rusman Tegaskan Penyambungan Pipa Dirumah Warga Gratis

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Pembangunan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna telah rampung. Saat ini, sudah memasuki tahapan uji coba. Alhasil, air yang bersumber dari Jompi telah mengalir.

Dengan mengalirnya air tersebut membuat masyarakat sangat senang. Pasalnya, sejak tahun 1987 masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Program air bersih itupun kerap menjadi jualan politik para calon kepala daerah. Namun, nanti bupati dijabat LM Rusman Emba baru terealisasi.

Sebagai rasa syukur warga, air mulai mengalir dari bak penampungan di Puncak Lakude, warga Desa Masalili menggelar doa bersama, Senin malam (12/10/2020). Mereka mengundang, LM Rusman Emba yang telah memperjuangkan hingga pembangunan SPAM tersebut.

Paranya lagi, ditengah air sudah mengalir hingga kedepan rumah, warga dibuat resah dengan isu hoax yang sengaja dihembuskan oleh oknum-oknum tertentu terkait adanya biaya sambungan pipa tersier sebesar Rp 3 juta.

Mendengar hal tersebut Rusman Emba  (RE) tak tinggal diam menegaskan bahwa untuk penyambungan pipa di rumah warga digratiskan. Ia sudah menyiapkan anggaranya. ” Jadi tidak benar itu kalau ada bayaran hingga Rp 3 juta. Jangan sampai oknum-oknum itu yang mau ambil uangnya. Intinya gratis,” Kata Rusman disambut aplaus warga lanjutkan dua periode.

Rusman menerangkan,  untuk pembangunan SPAM itu butuh proses yang panjang. Tahun 2019, ia berusaha mencari sumber anggaran sebesar Rp 10 miliar melalui dana pinjaman. Namun, gagal cair. Nah, karena kesabaranya, tahun 2020, berkat komunikasinya di pusat yang dibantu Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae, anggaran kemudian dikucurkan sebesar Rp 24,5 miliar.

“Ini semua berkat ikthiar dan doa kita semua sehingga, saat ini warga sudah dapat merasakan air bersih,” ucapnya.

Mantan senator DPD-RI itu, berjanji akan terus memberi perhatian serius pada Desa Masalili. Menurutnya, desa tersebut sudah terkenal dengan kain tenunan hingga mancanegara.

“Kita akan jadikan Masalili sebagai icon wisata. Jalan menuju puncak Lakude tempat bak penampungan air akan kita aspal dan menata puncak dengan membangun vila, sehingga wisatawan bisa nyaman nantinya,” janjinya.

Sementara itu, La Ode Rasali, tokoh masyarakat Desa Masalili tak menyangka air akan megalir. Selama ini, sudah banyak isu bahwa air yang mengalir dari bak penampungan berasal dari mobil tangki. Padahal, itu semua bohong. Air yang mengalir bersumber dari Jompi yang ditarik menggunakan mesin hingga ke bak penampungan di Puncak Lakude.

“Kami sangat berterima kasih pada Rusman Emba yang sudah memberikan perhatian serius pada warga. Ini adalah sejarah, tanpa, upaya pak Rusman, air tidak mungkin akan mengalir,” kata mantan Kades Masalili itu.

Ditempat yang sama Irwan Sangia, tokoh pemuda Desa Masalili menegaskan, dengan telah mengalirnya air, merupakan suatu rahmat bagi warga. Pasalnya, selama ini untuk pemenuhan kebutuhan sehari-sehari, warga harus mengeluarkan duit untuk membeli air.

“Sekarang tidak susah lagi cari air. Bila selama ini, kita mandi pakai air hujan, sekarang tinggal putar kran,” ujarnya.

Andi April Camat Kontunaga menerangkan, rencananya, SPAM akan diresmikan pada 15 Oktober mendatang. SPAM akan diserahkan dari Balai Pemukiman Wilayah Sultra ke Pemkab Muna. Lalu, aka serahkan ke PDAM untuk dikelola.

“Info dari kontraktornya, tanggal 15 Oktober ini akan diserahkan,” timpalnya.

Untuk diketahui pembangunan SPAM Kontunaga menghabiskan anggaran sebesar Rp 24,5 miliar dengan kapasitas 20 liter perdetik yang mampu melayani sekitar 1.000 sambungan rumah.(Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.