Plt Bupati Muna, Sangat Kecewa Dengan Ulah Kedua Kadis Yang Ikut-Ikutan Melakukan Demonstrasi Di Kantor BKPSDM Muna

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Aksi yang dilakukan kedua Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, La Ode Ataludin bersama Kadis Pendapatan, Sumithata yang ikut bergabung dengan para demonstran menuntut pembatalan psikotes seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kantor Badan Kepagawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna, pada Senin (12/10/2020) yang melanggar etika ASN.

Hal itu ditanggapi lansung oleh Plt Bupati Muna, Abdul Malik Ditu mengatakan bawah sangat kecewa dengan ulah kedua Kadis tersebut  yang ikut-ikutan melakukan demonstrasi di Kantor BKPSDM Muna,

“Kedua pejabat esalon II tersebut telah melanggar etika birokrasi. Sebab, bukan kewenangan mereka untuk ikut terlibat dalam persoalan penolakan psikotes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN),” kata Malik.

“Mungkin saja niatan mereka baik untuk mendukung surat yang saya keluarkan guna membatalkan psikotes, tetapi, jangan sampai disalah artikan lain. Ketika mereka terlibat, berarti mereka jadi sponsor untuk kegiatan tersebut, Itu yang tidak bisa dan sudah melanggar etika birokrasi,” ungkap Malik pada saat jumpa Pers Rabu (13/10/2020).

Dalam rangka, pembinaan kepegawaian, mantan Ketua DPC Demokrat Muna , akan menegur keduanya. Karena tindakan dari kedua kadis tersebut telah merusak maruah ASN.

“Walaupun mereka teman saya, tetap tidak bisa dibiarkan. Saya tidak mau membela orang yang salah. Saya akan tegur agar tidak mengulanginya lagi,” katanya.

Pada tanggal 21 Oktober mendatang,  Malik akan mengumpul semua pejabat, camat dan lurah dalam rangka mengingatkan agar menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada.

“Saya akan menjaga sikap ASN untuk tetap netral. Kalau nantinya ada terbukti salah satu ASN melanggar aturan ini saya dengan tegas dan tidak segan segan untuk menindaki,” pungkasnya.(Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.