Pelaku Pengrusakan Posko TERBAIK Telah Diamankan Di Polres Muna Dan Oknum Polisi Yang Diduga Terlibat Akan Ditindaklanjuti

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Kepolisian Resort (Polres) Muna tak tunggu lama mengungkap kasus pengrusakan posko pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Muna, LM Rusman Emba-Bachrun Labuta (TERBAIK) yang dilakukan oleh Tim RAPI di Jalan Basuki Rachmat, (Depan Kator Lembaga Lama) Kelurahan Laende, Kecamtan Katobu, Kabupaten Muna yang terjadi pada malam Jumat (23/10/2020) sekira pukul 20.30 Wita.

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho menyampaikan di hadapan LM Rusman Emba beserta pendukungnya, Sabtu malam (24/10/2020) bawah setelah menerima laporan dan memeriksa para saksi pelaku yang diduga sudah ada kita amankan di Polres.

Kami bekerja secara profesional dan berada di tengah (netral). Saya jamin akan tuntaskan persoalan ini,” kata Debby.

Lanjut Deby saat ini kami terus mengembangkan kasus bentrokan antar pendukung yang berujung pengrusakan posko itu. Debby menegaskan, pihaknya tidak main-main akan menindaki kelompok manapun yang mengganggu kamtibmas daerah.

Ia menerangkan, bila ada bukti-bukti lain, yang merasa menjadi korban untuk segera menyampaikan ke Polres Muna.

Ditempat yang sama para pendukung paslon TERBAIK menanyakan soalnya oknum polisi yang diduga telibat dalam bentrok. Pak Kapolres menjawab lapor di Propam akan kami tindaklanjuti oknum tersebut.

Sementara itu, LM Rusman Emba ST sangat mengapresiasi kerja Polres Muna yang sudah mengamankan beberapa terduga pelaku. Namun, tentunya tidak berhenti disitu saja.

Soalnya, saat kejadian penyerangan itu melibatkan banyak orang. Ia berharap semua yang berbuat anarkis itu ditangkap. Karena mereka-mereka itulah yang bisa membuat kegaduhan sehingga proses demokrasi tercederai.

Mantan Ketua DPRD Sultra itu,  menghimbau kepada para pendukung dan simpatisannya untuk tidak terprovokasi. ” Ia menyerahkan semua kepada pihak kepolisian untuk secepatnya menuntaskan kasus itu,” pungkasnya. (Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.