Panitera Muda Sebut Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Baubau Menurun

Musmiran, S.H.

BAUBAU – Pengadilan Agama (PA) Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang tahun 2019 menerima 654 perkara atau menurun dibanding tahun 201 yang mencapai 738 perkara.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Baubau Musmiran, S.H. menjelaskan, dari jumlah tersebut terdapat 350 perkara cerai gugat, 124 cerai talak, 20 perkara dispensasi nikah, 130 perkara istbat nikah atau pengesahan perkawinan, dan 30 perkara lainnya

“Jumlah perkara yang masuk PA Kota Baubau cenderung menurun, sebab di tahun 2018 total perkara yang ditangani sebanyak 738, dan 550 perkara di antaranya adalah kasus perceraian,” ujar Musmiran, S.H. sebagaimana dilansir Keptonnews.com, Rabu (11/11/2020).

dari tahun ke tahun yang banyak mengajukan cerai adalah pihak perempuan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, terdapat beberapa faktor penyebab perceraian, di antaranya perselisihan dan pertengkaran terus menerus, masalah ekonomi, meninggalkan salah satu pihak, kekerasan rumah tangga, dan berjudi serta mabuk-mabukan.

juga Rata-rata pasangan suami istri yang mengajukan cerai masih berusia muda dan pihaknya juga terpaksa memberi dispendasi kawin karena telah hamil di luar nikah,” lanjut Musmiran, S.H.

Ia juga berharap saat ini, orang tua lebih berperan aktif menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas sehingga tidak melakukan hubungan terlarang sebelum menikah.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.