Wa Sam : Jangan Putarbalik Fakta, Masa Kita Mau Kasih Rusak Rumahnya Kita Sendiri,  Dimana Otaknya Komorang ???

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Salah satu pendukung fanatik paslon TERBAIK Wa Sam menyayangkan pernyataan Jubir Rapi yang mulai memutar balik fakta soal penyerangan rumah tokoh agama dan tokoh masyarakat muna alm. Imam Rianse.

Akibat peristiwa itu, beberapa bagian rumah mengalami kerusakan, para penghuni rumah yang tak lain adalah anak mantu dan cucu serta keluarga yang lain mengalami trauma yang mendalam.

“Ini cubir-cubirnya la RAPI pintar sekali domorang bicara,,masakan rumahnya pendukungnya kita, pendukung TERBAIK kita mo kasih rusak sendiri? Dimana otaknya kamorang?” Kata Wa Sam dengan nada kesal.

Sam menambahkan “Pengrusakan yang terjadi itu malam di rumahnya pa imam itu berkaitan kune semua dengan domorang kasi-kasi rusak poskonya kita, itu pertamanya di rumanya La Teor, belum lama lagi di Labaha, sampe pendukungnya kita di sana tarobe kakinya, bensinnya ina-ina domorang mau ambil juga ee..ingka kasibu nagha,” ketus Sam

“Habis itu domorang datang lagi menyerang di rumanya pak Anto Emba kemarin malam kasian, sampe-sampe kata sam sepupunya pa Anto Emba yang nama La Arifin itu kena busur, baru dibawami di rumah sakit kendari itu malam juga naik sepid,” kata Sam.

Masih kata sam “Ingka sekarang belahi domorang putar balekan lagi fakta bahwa kita yang…apa namanya itu satobase, eh bukan SABOTASE kune,” celetunya.

Pada waktu kejadian pelemparan rumahnya pa imam Rianse itu, lanjut Sam, kejadiannya sudah subuh, sekitar jam 3 mungkin, domorang datang pake topeng semua, kasi putus kabel akhirnya mati lampumi, baru domorang lempar-lempar kaca sampe hancur, itu ananya pa imam dengan keluarganya dalam rumah domorang ketakutan sampe tidak bisami domorang tidur, ehh..ingka sekarang itu pendu-pendukungnya la RAPI dia bilangkan kita yang sabotase? pedahae ini aa..no be mo mie aitu hadae?” kesalnya.

“Incoba itu tidak usahmi kamorang putar-putar bale fakta kune cubir-cubir biarkanmi pa polisi yang urus, sekaligus kita minta juga kasian sama pa polisi pa tentara semuanya, tolong jaga keamanannya kita semua ini, saya ini kalau sa pulang sa was-was juga jangan sampe tiba-tiba ada yang hadang saya atau ada yang lempar kita masih naik ojek baru domorang pake-pake topeng begitu maksudku supaya itu orang-orang cepatmi di tangkap, jangan domorang kasi kacau terus di muna sini, karna kita ini semua cinta damai apalagi itu pa rusman baenyami, orangnya tida sombong, dia selalu suruh kita sabar, jangan terpancing dengan provokasi, pokonya TERBAIK lah buat pa rusman”. Tutup Sam diiringi senyum sambil mengangkat 1 jari. (Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.