Awal Desember, Penyerahan LPPDK Paslon Bupati Wakatobi

WAKATOBI -KPUD Kabupaten Wakatobi menjadwalkan penyerahan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pasangan Calon (Paslon) Bupati- Wakil Bupati Wakatobi
pada awal desember 2020. Hal itu diungkapkan Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi, Saiful Hamzah, SP.

Dia menyatakan, penyerahan LPPDK hanya diberikan waktu sehari. “Penyerahan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pada tanggal 6 Desember dengan batas waktu sampai pukul 18:00 Wita,” kata Saiful kepada wartawan, Kamis (19/11) kemarin.

Kedua Paslon, lanjut Saiful, diwajibkan menyampaikan LPPDK ke KPU Wakatobi berdasarkan jadwal yang ditentukan. Namun KPUD masih akan memanggil masing-masing LO Paslon untuk diberikan penjelasan dalam hal mempersiapkan segala kelengkapan dokumen.

Paslon wajib menyerahkan LKPPD sesuai waktu yang telah ditentukan. “Tidak boleh lewat dari pukul 18:00 Wita. Kemudian kami juga akan mengingatkan kepada masing-masing pasangan calon untuk melakukan pencetakan rekening koran, rekening khusus dana kampanye sebelum penyerahan LPPDK tersebut,” paparnya.

Sejauh ini, kata Saiful, Paslon H. Arhawi – Hardin Laomo (HALO) telah melaporkan adanya sumbangan dana kampanye yang masuk dalam bentuk uang sebanyak Rp 40 juta. Sumbangan dalam bentuk barang senilai Rp 100. 21 juta, kemudian dalam bentuk jasa sebanyak Rp 65 juta lebih.

Sementara Paslon H. Haliana – Ilmiati Daud (HATI) lanjut Saiful, ada penerimaan sumbangan dalam bentuk uang Rp 200.55 juta, dalam bentuk barang 0 dan bentuk jasa 0.

“Untuk LPPDK nya kita masih menunggu berapa seluruh biaya-biaya yang dikeluarkan selama kampanye. Setelah penyerahan laporan penerimaan pengeluaran dana kampanye pada tanggal 6 Desember itu, maka pada tanggal 7 Desember akan dilanjutkan penyerahan LPPDK kepada kantor akutan publik, kemudian kantor akutan publik akan mengaudit masing-masing pasangan calon,” bebernya.

Ditambahkan oleh Saiful bahwa untuk besaran dana kampanye yang bisa digunakan para Paslon telah disepakati dalam rapat yang dihadiri masing-masing Paslon, LO Paslon termasuk Parpol atau Gabungan Parpol. Bahwa besaran dana kampanye yang bisa digunakan sebesar Rp 14 milliar lebih.

“KPU Wakatobi hanya memfasilitasi, kemarin kita sudah melakukan rapat bersama tentang besaran pengeluaran dana kampanye. Hasilnya itu sebenarnya tidak ada sanksi yang berat, hanya ini terkait patuh dan tidak patuh saja terhadap mekanisme pelaporan dana kampanye. Jadi apapun hasil audit dana kampanye oleh KAP, Itu akan disampaikan hasilnya kepada masing-masing Calon pada 23 sampai 25 Desember,” tutupnya.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.