Disparitas Harga Kebutuhan Pokok di Wakatobi Masih Tinggi, Cakada Haliana Tawarkan Program Kapal Laut Murah

“Katakan, Program Kapal Laut Murah Solusi Tekan Disparitas Tingginya Harga Kebutuhan Sembako di Wakatobi”

WAKATOBI -Salah satu pertanyaan moderator kepada Paslon Bupati -Wakil Bupati Wakatobi, H. Haliana SE dan Ilmiati Daud SE, MSi ketika pemaparan visi -misi didebat kandidat Paslon, Minggu 22 November Kemarin, diantaranya soal problem disparitas harga antar wilayah di lingkungan Wakatobi.

Masyarakat Wakatobi juga sambung moderator Muhammad Alifuddin, masih berhadapan dengan tingginya harga berbagai kebutuhan.

“Pertanyaannya, jika anda terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi bagaimana anda menerjemahkan agenda prioritas untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian masyarakat Wakatobi melalui sistem logistik dan stabilitas harga terutama bagaimana sistem logistik dan stabilitas harga ini dapat mengendalikan inflasi dan mengatasi disparitas harga,” tanya Muhammad Alifuddin.

Menanggapi pertanyaan itu, Cakada Haliana mengungkapkan Paslon HATI telah menyiapkan program kapal laut murah. “Pertama -taman di Wakatobi ini harus mutlak kita adakan transportasi sendiri, maupun bekerjasama dengan pihak pusat,” jelas Haliana.

Haliana akui, hari ini Wakatobi memang telah terjangkau oleh program tol laut, tapi pihaknya tetap akan mendorong program tersebut untuk memastikan bahwa transportasi laut dengan tarif murah yang memuat logistik atau kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Wakatobi disentuh dengan baik lapisan masyarakat.

“Sehingga harga murah terutama, soal pangan ini bisa kita capai,” terang Haliana.

Menurutnya persoalan disparitas harga disemua pulau di Wakatobi akan terjadi karena sumber-sumber transportasi yang digunakan seperti Pulau Binongko, Kaledupa, dan Tomia masih mengakses sendiri barang mereka. Sehingga program kapal murah ini hadir agar tidak ada transportasi yang mahal yang berimbas pada tingginya harga bahan-bahan pokok.

“Kemudian juga kita sendiri harus bisa menciptakan komoditas lokal dan ketahanan pangan bisa menjamin bahwa barang-barang pokok kita bisa sedikit diproduksi di Wakatobi sehingga kita bisa menikmati harga murah dari kebutuhan- kebutuhan pokok kita,” jelasnya.

Disisi lain, Paslon HATI juga menyiapkan program-program yang berbasis pengembangan kapasitas masyarakat untuk menciptakan komoditas-komoditas unggulan. Sehingga pemenuhan kebutuhan utama
pangan-pangan lokal terutama ketahanan pangan bisa diwujudkan di Wakatobi.

Pada kesempatan itu, Ia menyinggung jasa pelayaran kapal seperti rute Kendari – Wanci yang masih tergolong relatif tinggi.

“Buruh masih tinggi, Sewa kapal masih tinggi, begitu pun dengan sewa penumpang. Makka bagi kami menyiapkan kapal untuk melayani rute Wanci – Kendari ini mutlak untuk seluruh masyarakat Wakatobi. Bahkan Terget kita bahwa tarif kapal hari ini Rp 200 ribu per penumpang sekali jalan, makka target kita paling maksimal Rp 120 ribu per penumpang,” pungkasnya. (adm)

You might also like More from author

Comments are closed.