Amir Fariki Jubir RE Apresiasi Kinerja Kepolisian Polres Muna Meringkus Pembuat Busur

MUNA,KEPTONNEWS.COm – Amir Fariki Juru bicara (Jubir) Pasangan  Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Muna nomor urut 1 LM Rusman Emba-Bachrun Labuta dengan akronim TeRBaik mengapresiasi kinerja Kepolisian Polres Muna, telah meringkus dua remaja pembuat busur yang terduga di posko rival poltik TeRBaik di Kelurahan Wapunto Kecamatan Duruka, Kabupanten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) Senin (30/11/2020).

Amir mengatakan kepada awak media Keptonnews.Com sebelumnya sekelompok bertopeng yang menyerang Rumah Rusdianto Emba, adik calon bupati Muna, LM Rusman Emba, yang bertempat di lorong Labora, Kecamatan Batalaiworu, Jumat malam (13/11/2020) sekira pukul 20.00 Wita dengan menggunakan alat busur sehingga korban Arifin dilarikan di Rumah Sakit (RS).

Lanjut Amir, kemudian terjadi lagi pembusuran Minggu malam (29/11/2020) di Kecamatan yang sama tepatnya di Mutsumi jalan Gatot Subroto, terhadap simpatisan TeRBaik usai laksanakan kampanye di Tampo bertolak ke Kota Raha.

Polisi wajib membongkar sindikat jaringan baik orang yang memfasilitasi tempat.” Dimana selama ini meresahkan warga Bumi Sowite ini,” harapnya Amir.

Masih kata Amir siapa-siapa yang telah distribusikan dan para pemesan-pemesannya serta mendanai dan otak kegiatan pembuatan busur tersebut. Dan yang paling penting untuk dibongkar agar tudingan selama ini yang mengarah ke kami bisa dibersihkan karna jangan sampe lagi justru sebaliknya dituduhkan lagi ke pasalon TeRBaik.

“Selama ini yang membuat skenario rusuh tapi malah sebaliknya kejadian semalam bahwa terjadi pembusuran oleh relawan kami sendiri yang salah sasaran dan mengenai relawan teRBaik pula.” Itu bohong ungkapnya Amir.

“Pak Kapolres harus cepat dalam menyelidiki kasus penangkapan sindikat pembuat busur ini agar tidak ada lagi fitnah dan pemberitaan hoax yang bisa mengarah ke hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi dan kami akan melakukan pengawalan atas kasus ini.”tegas Amir.B (Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.