AS Tamrin: Visi Pemerintahan Daerah Diwujudkan Secara Bertahap

BAUBAU-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau telah menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Baubau Tahun Anggaran (TA) 2021 menjadi Peraturan daerah (Perda).

Penetapan Raperda menjadi Perda ini dilaksanakan pada Senin, (30/11/2020) di ruang Auditorium kantor DPRD Kota Baubau.

Pada kesempatan tersebut, sebagaimana dilansir Infokom Kota Baubau, Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Anggaran, Fraksi-fraksi dan Komisi-komisi DPRD Kota Baubau. Pasalnya, badan anggaran dan fraksi-fraksi DPRD Baubau telah berkontribusi besar dalam penetapan Raperda APBD TA. 2021 menjadi Perda.

“Kita sadar bahwa, pembahasan Raperda ini sangat menyita waktu dan menguras energi yang kita miliki, namun semua itu kita lakukan dengan ikhlas karena semata-mata sikap kepedulian, perhatian dan tanggung jawab kita terhadap kesinambungan proses pembangunan di Kota Baubau yang sama kita cintai”, ujarnya.

Walikota dua periode ini menjelaskan, APBD merupakan jembatan dalam rangka upaya untuk mewujudkan visi Pemerintahan Daerah yakni terwujudnya Baubau yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya. Selain itu, APBD Tahun Anggaran 2021 juga memiliki arti yang sangat penting karena merupakan penjabaran tahun ketiga perencanaan pemerintahan.

H. AS Tamrin menambahkan, APBD TA. 2021 telah tertuang di dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Baubau tahun 2018-2023. Untuk mencapai visi tersebut harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan periode masa bakti Pimpinan Daerah. Hal tersebut bertujuan agar Kota Baubau maju dalam berbagai dimensi pembangunan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mengungkapkan, dalam rancangan APBD TA. 2021 pemerintah bertekad dan selalu berupaya untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat, efektif dan berkelanjutan. Sehingga menjadi dasar kestabilan ekonomi dan mengoptimalisasi alokasi anggaran pada semua sektor pembangunan agar benar-benar efektif.
“Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021 disusun sebagai wujud pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab. Dan ini juga merupakan tanggapan Pemerintah untuk menjawab perkembangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat”, imbuhnya.
H. AS Tamrin juga bertekad, pemerintah akan terus meningkatkan kualitas belanja daerah melalui upaya efisiensi berbagai jenis belanja yang kurang produktif. Selain itu, pemerintah juga akan menghilangkan sumber-sumber kebocoran anggaran yang masih ada, memperlancar penyerapan anggaran, dan meningkatkan secara signifikan anggaran infrastruktur untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja.

Menurut H. AS Tamrin, salah satu langkah strategis untuk menjaga kesinambungan Keuangan Daerah adalah dengan mengendalikan defisit anggaran pada tingkat yang aman. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah akan terus berupaya untuk mengembangkan secara optimal sumber-sumber pendapatan daerah dengan tetap menjaga iklim dunia usaha dan selalu menjaga disiplin penggunaan anggaran.
“Sesuai dengan dinamika dan harapan Dewan yang Terhormat, tentu saja pada perencanaan dan penyusunan APBD di masa-masa mendatang kita akan terus berusaha agar penyusunan APBD sesuai dengan jadwal waktu yang tepat. Sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang dibarengi dengan peningkatan ketepatan pengalokasian belanja pada APBD”, pungkasnya.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.