Massa Minta Polres Muna Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Angguci

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Sekitar puluhan orang yang terdiri dari para wanita dan ibu-ibu yang tergabung dalam Forum Pemerhati Perempuan Muna, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Lambu Ina (LI) dan Forum Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (FP2TP2A) melakukan aksi damai dan audiens ke Polres Muna Senin, 07/12/2020 sekitar pukul 13.30 wita.

Mereka menuntut penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan yang bertempat di jalan Yos Sudarso Kelurahan Laende, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikeroyok oleh dua wanita berinisial LN dan KR, serta seorang lelaki, IKB alias DD yang tak lain adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muna, Selasa malam (1/12/2020) sekira pukul 18.45 Wita.

Hal itu, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) atas nama Elvina alias Angguci, dimana kasus tersebut sudah selesai tahap pemeriksaan saksi dan bukti, namun pihak kepolisian dalam hal ini Polres Muna belum menetapkan status hukum pelaku.

Martha Erni, dari Forum Pemerhati Perempuan Muna menyatakan bawah kami merasa terpanggil untuk menyuarakan kasus ini karena kekerasan terhadap perempuan adalah juga pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), apalagi hal ini menimpa seorang Ibu paruh baya yang berstatus singel parent dan Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku tersebut.

Sementara itu, Korlap Aksi Rola Falawati mengatakan, bawah polisi terkesan lamban dalam penyelesaian kasus ini sehingga terkesan ada diskriminasi, berbeda dengan ketika masyarakat biasa yang melakukan pelanggaran. “Apakah karena dia seorang pejabat dan anak dari seorang tokoh lalu kasus ini coba didiamkan” tanya Rola Falawati dalam orasinya.

“Setelah selesai berdialog dengan Kasat Reskrim, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib,  massa aksi berjanji akan terus  mengawal kasus ini sampai tuntas dan akan menurunkan massa yang lebih banyak jika pihak kepolisian tidak serius dalam menyelesaikan kasus ini serta mengadukan hal ini kepada Komnas Perempuan,” pungkasnya.
Pantuan wartawan dilapangan, aksi damai tersebut diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Muna, Aiptu Hamka dan berjanji dihadapan massa bahwa akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku. (Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.