Amir Fariki : Rajiun Tumada Sebaiknya Legowo Dan Sadar Diri Bahwa Dialah Yang Kena Karma

MUNA,KEPTONNEWS.COM – Pernyataan mantan Bupati Muna Barat (Mubar) L.M. Rajiun Tumada di salah satu media Online bahwa Bupati Muna yang terpilih L.M. Rusman Emba, ST akan kena karma di Mahkamah Konstitusi (MK) diatanggapi Jubir Rusman Emba, Amir Fariki.

Jubir (Juru Bicara) Terbaik (Teruskan Rusman-Bahrun) mengatakan bawah seharusnya L.M. Rajiun Tumada yang sadar diri bahwa dia lah yang kena karma. Sebab selama ini dia (Rajiun) sudah kufur nikmat atas pemberian dan nikmat begitu besar yang diberikan oleh Allah SWT atas jabatannya sebagai Bupati Muna Barat.

“Tapi masih juga berpikir untuk mencalonkan diri menjadi Bupati Muna sekalipun itu adalah hak demokrasi dia dan tidak ada larangan dalam konstitusi namun secara etika demokrasi sungguh tidak lah wajar tapi sudah lah semua sudah selesai dan pilkada sudah menunjukan hasilnya yang terbaik.” Ucap Amir Fariki Senin (11/01/2021).

“Rajiun Tumada sebaiknya berkacalah pada para mantan calon bupati lain yang sudah legowo dan secara terbuka menyatakan sikap kekalahan bukan malah membuat statemen yang makin memancing keadaan.” Sindirnya Amir.

Amir menambahkan soal bagaimana nanti MK memproses laporan paslon RAPI kita serahkan smua sama MK yang pasti pihak termohon dalam hal ini KPU sudah menyatakan kesiapannya menjawab tudingan-tudingan kecurangan yang tidak berdasar itu.

“Kami dari pihak Terbait bukan malah menyamakan soal pilkada tahun 2015 lalu yang hanya selisih 33 suara dengan pilkada 2020 yang selisihnya 8.145 suara dengan tidak ada catatan dan temuan pelanggaran baik oleh saksi mereka sendiri pada saat pleno di tingkat TPS maupun oleh Bawaslu sendiri sebagai pihak yang berkompeten dalam hal pengawasan.” Ungkapnya.

Lanjut Amir, begitu pula soal perubahan gugatan dari gugatan 401 TPS diganti menjadi gugatan nama, itu kategori pelanggaran administrasi dan pihak KPU sudah melakukan tugas dan fungsinya melakukan konfirmasi pada pihak-pihak terkait sebagaimana perintah perundang-undangan dan waktunya juga sudah lewat tahapan itu sehingga bukanlah merupakan kewenangan MK karena MK hanya memproses soal perselisihan hasil.

“Tapi namanya juga hak warga negara dan bagian dari usaha sesorang ya kita apresiasi saja yang pasti saat ini kondisi muna sudah kondusif dan Bupati Muna L.M. Rusman Emba, ST paska pilkada mulai kembali menggenjot pembangunan baik melanjutkan yang lalu maupun ke depan merealisasikan visi misi nya yang TERBAIK.” Pungkasnya. (Borju)

You might also like More from author

Comments are closed.