RONI MUHTAR :Memutus Mata Rantai Covid-19, Penting Mengaktualisasikan Spirit Nilai Nilai PO-5

BAUBAU-Sekretaris Daerah Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd. tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan. Kali ini Roni Muhtar kembali mengingatkan, spirit dari nilai-nilai PO-5 sangat penting diaktualisasikan dalam menghadapi Pandemi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Sekda Baubau kepada sejumlah media usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara secara Virtual di kantor Wali Kota Baubau (ruang kerjanya), Senin, (8/2/2021).

Dr. Roni Muhtar menjelaskan, saat ini upaya maksimal yang dilakukan oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan mengaktualisasikan secara baik dan menyeluruh program Vaksinasi.

Kata dia, program vaksinasi dapat menjadi wahana dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kota Baubau terus berjalan yang difokuskan pada pejabat publik dan tenaga kesehatan. Pada pelaksanaan KICK OFF Pencanangan Vaksinasi Covid-19 pada tanggal 3 Februari lalu, kita memberikan Vaksin kepada 10 orang Pimpinan dan Tokoh Daerah”, ujarnya.

Dikatakan, Kota Baubau mendapat Vaksin sebanyak 3.240 dosis dengan 20 titik fasilitas kesehatan dalam pelaksanaan vaksinasi. 20 titik fasilitas kesehatan tersebut terdiri dari 17 Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau, Rumah Sakit Bayangkara dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Baubau.

“Namun kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan sangat penting. Karena kunci dari keberhasilan dalam semua ini terletak pada tingkat kesadaran masyarakat itu sendiri. Itulah sebabnya pemerintah selalu menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan”, ujarnya.

Untuk itu, Sekda Kota Baubau ini berharap agar nilai-nilai luhur PO-5 dapat menjadi spirit bagi masyarakat Kota Baubau dalam menghadapi Pandemik dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menurutnya, kampanye 5M yaitu: Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas akan dapat terealisasi bila spirit PO-5 diterapkan dengan baik.

“Sebab dalam Spirit PO-5 ini terkandung falsafah Pomamasiaka, Poangka-angka taka, Popiapiara, Pomamaeaka, dan Pobinci-binciki kul. Dengan falsafah Pomamasiaka inilah maka setiap orang akan selalu menjaga diri dan orang-orang di sekitarnya agar tidak terpapar Covid-19. Sehingga dengan kesadaran itu kita semua akan selalu mematuhi Protokol Kesehatan”, pungkasnya.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.