Kapolres dan Kasat Reskrim Diminta Hormati Proses Hukum Praperadilan

WAKATOBI-Tim Kuasa Hukum Manager PT. BKK meminta kepada Kapolres Wakatobi Cq. Kasat Reskrim Polres Wakatobi selaku Termohon Praperadilan untuk menghormati proses hukum Praperadilan dengan menangguhkan sementara proses penyidikan perkara PT.BKK

Permitaan itu disampaikan tim kuasa hukum melalui surat tertanggal 2 Juni 2021. “Kami melihat setelah permohonan praperadilan resmi diajukan, ada tindakan yang sangat reaktif dimana pihak penyidik lansung melakukan pemanggilan-pemanggilan terhadap klien kami dan semua saksi-saksi untuk diperiksa,” tulis Tim Kuasa Hukum PT BKK dalam releasenya yang diterima redaksi keptonnews.com .

Menurut Anggota Tim Kuasa Hukum PT BKK, penyidik terkesan sangat terburu-buru dalam menangani perkara setelah ada upaya praperadilan. “Kenapa tidak menunggu putusan Praperadilan yang kami ajukan?,” kata Agung Widodo SH.

Dikatakan, upaya hukum praperadilan adalah bagian dari hak warga negara yang diatur dalam KUHAP untuk menguji keabsahan tindakan penyidik dalam menangani perkara selama ini dan sebagai sarana untuk mengawasi penegak hukum dari tindakan yang sewenang-wenang dan tidak berdasar hukum.

“Sehingga sudah sepatutnya proses hukum praperadilan a quo dihormati dan dihargai, terlebih selama ini klien kami sangat kooperatif dan menghargai tindakan hukum pihak termohon, karenanya, kami meminta pihak Termohon untuk menangguhkan sementara proses penyidikan dan menghormati hak-hak klien kami dan proses hukum praperadilan yang sedang berjalan hingga berkekuatan hukum tetap,” katanya.

Tim Kuasa Hukum PT BKK juga sudah mengirim surat resmi terkait permintaan penangguhan sementara proses penyidikan kepada Kapolres Wakatobi dan ditembuskan kepada Kapolda Sultra, Pengadilan Negeri Wangi-Wangi, Irwasda Polda Sultra, Kabid Propam Polda Sultra dan Kompolnas RI.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.