Terima DAK Rp. 30 MilIar, Disparekraf Wakatobi Tata Kawasan Enam Titik Destinasi

WAKATOBI -Di tahun 2021 ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatifitas (Dispareakraf) Kabupaten Wakatobi terima Dana Alokasi Khsusunya (DAK) fisik sebesar Rp 30 milyar. Kepala Dispareakraf Wakatobi, Nadar mengatakan, anggaran tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana menata kawasan enam titik destinasi di Wakatobi.

“Pertama di Binongko, yakni penuntasan pembangunan kawasan Pantai One Melangka, dimana pembangunannya sementara berjalan,” kata Nadar diruang kerjanya belum lama ini.

Selanjutnya lanjut dia, ada optimalisasi puncak Kahianga di Kecamatan Tomia Timur, serta pembangunan Dive Center Dermaga Barakati serta penataan jalan kawasan Mari Mabok di Kecamatan Tomia Induk.

Pekerjaan berikutnya adalah pembangunan Daerah Tempat Wisata (DTW) di Puncak Bara Bantingi Desa Pajam. “Disana juga kami membanguankan ress arealnya yang dilengkapi dengan fasilitas parkiran, tempat kuliner, galeri, cendra mata, menara pandang, penataan jalan kaawasan, bahkan ada unit pengelolaan sampahnya,” jelasnya.

Nadar mengungkapkan, selain Pulau Keldupa, Tomia, dan Binongko, Dispareakraf Wakatobi juga membangun Musholla di destinasi Danau Tailarontooge Pulau Kapota, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, lengkap dengan plaza kulinernya.
Terakhir adalah penuntasan pembangunan fasilitas di Marina. “Ada parkiran, ada penataan lenskepnya, termasuk juga merapikan trotoar sebelah kiri dan kanan by pass,” tukasnya.

Nadar menambahkan, untuk tahun 2020 kemarin, anggara DAK Fisik Wakatobi setelah rekofusing hanya sebesar Rp 7 Milyar. Itu artinya anggaran DAK Fisik tahun kemarin lebih besar tahun ini yakni senilai Rp 30 milyar. (Yus)

You might also like More from author

Comments are closed.