Kapolda Diminta Tuntaskan Dugaan Pelanggaran HAM

BAUBAU, KEPTONNEWS. COM-Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik (KABAMAFATEK) se Kota Baubau, menggelar aksi unjuk rasa di Depan Polres Kota Baubau, pada Selasa, 28 September 2021.

Gerakan aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk upaya penegasan untuk pihak aparat kepolisian agar segera menuntaskan kasus penembakan saudara Almarhum Randi dan Yusuf Kardawi yang meninggal pada aksi demonstrasi 26 September tahun 2019 di Kota Kendari, Sultra, dan sampai saat ini belum ada perkembangan tindak lanjut dari kasus tersebut.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ihksanudin, Mu’Arif Ramadhan Ladong, mengatakan, aksi yang digelar adalah salah satu bentuk memperingati tragedi 2 tahun silam atas meninggalnya saudara Almarhum Randi dan Yusuf pada september 2019. Selain itu, aksi tersebut merupakan bagian ultimatum untuk pihak keamanan (Polda Sultra) agar secepatnya menuntaskan kasus penembakan itu.

“Aksi yang kami lakukan di Polres Kota Baubau, merupakan rasa keprihatinan kami, terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia khusunya di Sultra, dikarenakan sampai detik ini, belum ada perkembangan kasus penetapan tersangka baru penembakan Randi dan Yusuf Kardawi”, kata Ketua BEM Fakultas Teknik Unidayan, Mu’Arif Ramadhan Ladong.

Hal serupa disampaikan Ketua BEM Fakultas Teknik UM.BUTON, Farji, Dia sangat menyangkan, dengan berlalunya 2 tahun tragedi September berdarah ini belum ada titik terang dari perkembangan kasus penembakan Randi dan Yusuf. Menurutnya, harus ada sikap keseriusan dari Polda sultra untuk segera usut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya.

“Saya rasa sudah cukup lama kasus ini, kenapa sampai hari ini belum juga ada perkembangan terkait penyelidikan penembakan itu. Maka melalui gerakan yang kami bangun ini, kami meminta pihak aparat kepolisian dalam hal ini Polda sultra, agar secepatnya ditindaklanjuti kasus ini”, ungkap ketua BEM Fakultas Teknik UM. BUTON, Farji

Diketahui ada beberapa poin pernyataan sikap dari aksi KABAMAFATEK se Kota Baubau, diantaranya, mendesak Kapolda Sultra untuk segera menindak lanjuti dan menetapkan tersangka kasus terbunuhya Yusuf Kardawi dan Randi sesuasi supremasi hukum, jika tidak menyelesaikanya maka lebih baik mundur dari jabatannya sebagai Kapolda Sultra.
Mahasiswa juga menantang team penyelidik untuk melakukan konferensi pers yang dibuat oleh Polda Sultra terkait pelanggaran HAM pada Randi dan Yusuf(Ansar)

You might also like More from author

Comments are closed.