Religius ! Pemkab Kembali Serahkan Bantuan Dana Hibah Untuk 3 Unit Masjid di Wakatobi

WAKATOBI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, kembali menyerahkan bantuan dana hibah untuk pembangunan tiga unit Masjid di Kecamatan Wangi-wangi Selatan. Total anggaran yang diserahkan itu, senilai Rp 230 juta.

Bantuan dana hibah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Wakatobi, H. Haliana pada Jumat (29/10) malam kemarin. Masjid penerima bantuan hibah diantaranya, Masjid Nur Hasyim di Kelurahan Mandati II, Masjid Nur Abdul dan Masjid Jabal Rahman di Kelurahan Mandati III, Kecamatan Wangi-wangi Selatan.

Sebelumnya Bupati Haliana juga menyerahkan bantuan dana hibah untuk pembangunan Masjid Fastabiqul Khairat Desa Waelumu Kecamatan Wangi-wangi, Jumat (22/10) lalu.

Bupati Wakatobi, H. Haliana mengungkapkan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa membantu pembangunan, peningkatan, maupun penambahan sarana dan pra sarana Masjid ditengah keterbatasan anggaran daerah hari ini.

“Tinggal kita pikirkan masjid-masjid yang lain, mudah-mudahan masih ada anggaran lebih. Penyerahan bantuan hibah Ini tentu tidak terlepas dari niatan kita bersama bahwa masjid di Wakatobi ini bisa kita sejahterakan,” ungkap Haliana.

Esensi dari bantuan pembangunan maupun pengembangan Masjid ini harap Haliana, bukan hanya dilihat dari sisi bangunan saja. Namun bantuan ini dimaksudkan agar rumah ibadah di Wakatobi dijadikan sebagai tempat ibadah yang nyaman.

Selain itu sambung politisi PDI -Perjuangan Wakatobi itu, Masjid-masjid tidak semata-mata hanya difungsikan sebagai ibadah yang sifatnya ibadah ritual, tetapi ada ibadah-ibadah lain yang sifatnya muamalah.

“Kita berharap dapat memakmurkan masjid, bagaimana kita meningkatkan iman dan akhlak kita serta iman dan takwa kita kepada Allah SWT. Kita membantu ini bukan hanya kita menginginkan kemegahan, tetapi kemegahan yang utama adalah, jika sekarang jemaahnya hanya 10 orang, dengan sentuhan kita serta perbaikan fasilitas masjid itu menjadi 100 jama’ah,” harapnya. (yus)

You might also like More from author

Comments are closed.