Musrenbang RPJMD Wakatobi, Haliana Ingatkan Kepala OPD Perhatikan Kesesuaian Visi, Misi,  Tujuan dan Sasaran dalam RPJMD

WAKATOBI- Dalam pembukaan Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wakatobi tahun 2021-2026, Bupati H. Haliana, berpesan kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Wakatobi agar memperhatikan kesesuaian Visi, Misi, tujuan dan sasaran dalam RPJMD.

Karena konsistensi penjabaran visi dan misi kedalam tujuan dan sasaran menentukan efektivitas pembangunan daerah. “Kepala OPD agar memperhatikan kesesuaian Visi, Misi, tujuan dan sasaran dalam RPJMD,” pinta Haliana di Museum Taman Budaya Wakatobi, Selasa 2 November.

Indikator kinerja daerah yang sudah diformulasikan oleh tim penyusun RPJMD, berupa matriks cascading atau penjabaran atau penyelarasan visi, misi tujuan, sasaran, indikator tujuan dan indikator sasaran RPJMD agar dijadikan acuan dalam penyusunan Dokumen Rencana Strategi (RENSTRA) dan rencana kerja perangkat daerah.

Kader PDI- Perjuangan Sultra ini, juga berpesan agar antar OPD lingkup Wakatobi memperkuat koordinasi dalam proses perencanaan agar terbangun integritas pembangunan. Seluruh OPD harus komitmen dalam proses perencanaan dengan mengacu pada RPJDP, RPJMD, Restra OPD, RKPD dan Renja OPD, agar tercipta dokumen perencanaan yang selaras dan berkualitas.

“Terkait dengan penyusunan RPJMD ini, agar kepala OPD terlibat aktif dalam setiap tahapan proses perencanaan. Sehingga program atau kegiatan yang disusun OPD, benar -benar mampu diiplementasikan untuk mendukung terwujudnya visi-misi Kepala Daerah dengan indikator kinerja yang terukur,” paparnya.

Perlu diketahui, visi pembangunan lima tahun kedepan dalam penyusunan rancangan RPJMD “Wakatobi Menjadi Kabupaten Konservasi Maritim yang Sentosa” dikabarkan ada lima misi. Pertama, Mengembangkan Kualitas Manusia, Kedua, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Untuk Pertumbuhan Yang Berkualitas, Ke tiga, Mengoptalkan Pelayanan Publik, Ke empat, Pengembangan Infrastruktur, dan Ke Lima, Mengembangkan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan.

Penyusunan rancangan RPJMD Wakatobu 2021-2026 ini, sebelumnya telah melalui beberapa tahapan. Diantaranya, forum konsultasi publik yang melibatkan semua unsur masyarakat, review dari Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat daerah, dibahas serta disepakati bersama DPRD Wakatobi, dan masukan Gubernur Sultra.

Sementara peserta dalam Musrenbang rancangan RPJMD Wakatobi ini melibatkan Kepala OPD lingkup Wakatobi, Perwakilan Perbankan, LSM, Filantropi (Yayasan), Akademisi, Tenaga Ahli, dan Tim teknis penyusunan RPJMD Wakatobi. (yus)

You might also like More from author

Comments are closed.