Desa Rahadopi Kewalahan Air Bersih

KABAENA -Dalam tiga tahun terakhir ini, Warga Desa Rahadopi kewalahan air bersih untuk kebutuhan minum dan lainnya. Ini terjadi setiap di pertengahan September hingga Desember, apalagi jika bulan Oktober belum turun hujan. Demikian di sampaikan Ketua Pengurus air bersih Desa Rahadopi Muhammad Yahya yang di temui Keptonnews di Kantor BUMdes Desa Rahadopi, Jum’at, 27 Desember 2019.

” Sudah tiga tahun, warga mengeluhkan kebutuhan air, apalagi tahun ini hujan terlambat turun. Memang arus pembagian air ke warga sudah cukup baik, tetapi karena volume air di penampungan yang turun drastis sehingga hanya lokasi tertentu saja yang masih teraliri. Sementara di rumah-rumah tertentu yang mengalami ketinggian harus menyambung selang ke tetangga untuk memperoleh air minum,” ujar Yahya.

” Untuk mengatasi masalah ini, kami dari warga dusun 2 Rahadopi telah melakukan kuras bak penampung secara gotong royong sambil memperbaiki air yang merembes di dasar bak. Selain itu lanjut bendahara BUMdes desa Rahadopi ini, adanya oknum warga yang suka menyalip air untuk kepentingan pribadi, akibatnya ada warga yang tidak kebagian air,” kata M. Yahya.

Ditempat terpisah, kepala Dusun Rahadopi 1 Arman A yang di hubungi awak media di rumah kediamannya menjelaskan,
” Kami untuk warga dusun 1 Rahadopi meski ada satu dua warga yang airnya tidak mengalir , sebab kemarau panjang tetapi masih bisa menyambung
pada tetangga sebelah sehingga keluhan kurang terasa. Hal yang menjadi penyebab, selain kemarau panjang juga volume air yang sangat kurang,” ujar Ka. Dusun Rahadopi 1 ini.

” Mudah mudahan setelah Desa Rahadopi di guyur hujan deras beberapa kali , mata air sudah bisa bermunculan kembali sehingga kebutuhan air di desa Rahadopi bisa kembali normal. ( mar ).

Comments are closed.