Ketua PWI Baubau Serahkan  SK Anugerah Kebudayaan Kepada Walikota Baubau

KETUA PWI Baubau La Ode Aswarlin menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurus Pusat PWI tentang penetapan Walikota Baubau DR H. AS Tamrin sebagai penerima Anugerah Kebudayaan tahun 2020. SK tersebut diterima langsung AS Tamrin usai gelaran upacara pengibaran bendera di halaman Kantor Walikota Baubau di Palagimata Senin 13 Januari 2020.

Ketua PWI Baubau, La Ode Aswarlin menyerahkan SK Pengurus Pusat PWI kepada Walikota Buabau, DR H.ASTamrin, tentang Anugerah Kebudayaan PWI tahun 2020. (FOTO; ISTIMEWA)

Usai menyerahkan SK, La Ode swarlin mengucapkan selamat kepada Wali Kota Baubau atas anugerah kebudayaan yang disematkan kepada AS Tamrin. Diketahui, latar belakang penganugerahan kebudayaan yang dilakukan PWI Pusat diperingatan HPN 2020, merupakan inisiatif PWI Pusat dalam rangka membantu Presiden RI untuk mendorong pengembangan nilai-nilai kebudayaan di tingkat daerah.

Atas dasar ini, PWI Baubau berkoordinasi dengan PWI Cabang Sultra untuk mengusulkan Wali Kota Baubau AS Tamrin sebagai salah satu calon penerima anugerah.

Berdasarkan hasil pengkajian tim dewan juri, selanjutnya proposal yang diajukan kepada PWI Pusat, masuk dalam 10 besar calon penerima Anugerah Kebudayaan yang diundang untuk melakukan presentase langsung di hadapan dewan juri pada tanggal 8 S/d 9 Januari 2020 lalu.

Setelah dilakukan presentase, selanjutnya diumumkan hasilnya beberapa waktu lalu oleh dewan juri.

“Alhamdulillah Wali Kota Baubau masuk dalam salah satu kepala daerah yang ditetapkan sebagai penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. Rencananya penganugerahan ini akan diserahkan di puncak peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari di Kota Banjarmasin,”

Yang patut disyukuri, dari berbagai daerah di nusantara yang mengajukan proposal sebagai calon penerima Anugerah Kebudayaan, Kota Baubau salah satu daerah yang diapresiasi karena mendorong pembangunan moral generasi melalui nilai-nilai warisan kebudayaan yang saat ini dikenal dengan Polima (Pomamasiaka, Poangka-angkataka, Pomae-maeaka, Popia-piara dan Pobinci-bincikikuli)

Polima sebagai perekat persatuan dan kesatuan dalam bingkai sistem kearifan lokal yang diadopsi dari Sarapatanguna telah dituangkan dalam buku “Polima Gema Pancasila dari Baubau”.

Jika tidak ada aral melintang, momentum peringatan Hari Pers Nasional 2020 di Kota Banjarmasin, juga akan dilakukan beda buku “Polima Gema Pancasila dari Baubau”.

“Satu penegasan yang disampaikan ketua dewan juri saat penyerahan surat keputusan penetapan kepala daerah yang menerima anugerah, bahwa pembangunan moral merupakan salah satu poin penting yang harus didorong demi kemajuan dan masa depan bangsa. Dan hal ini telah dilakukan oleh Bau-Bau,” (***)

Comments are closed.