Masjid Al-Mujahidin Desa Tirongkotua Tambah Teras

KABAENA-Pembangunan masjid Al Mujahidin desa tirongkotua yang telah dibangun secara swadaya oleh seluruh warga masyarakat desa Tirongkotua selama bertahun tahun hampir rampung.

Ketua panitia pembangunan masjid AlMujahidin desa Tirongkotua H. Lukman Madiri, S.Ag yang ditemui Keptonnews di rumah kediamannya, Jum’at, 20 Desember 2019, menjelaskan, Hingga saat ini, Kami sebagai yang diberi amanah untuk menjadi ketua pembangunan masjid AlMujahidin Desa Tiringkotua Kecamatan Kabaena untuk tahun 2019 programnya adalah penambahan lebar teras dari 2,5 meter menjadi 4 meter.

Hal ini dilakukan hasil musyawarah seluruh pengurus serta masukan dari tokoh agama dan pemerintah, bahwa badan masjid yang terkesan tinggi, sementara teras yang ada terlihat kurus atau kurang seimbang dengan badan masjid,” urai Guru Agama di MTsN 5 Bombana ini. Dikatakan, jumlah volume teras yang akan ditambah sepajang 64 meter. Dengan besar anggaran di atas 114 juta sudah termasuk cor atap teras .

Jika para donatur keluarga besar Tirongkotua tetap solid insya Allah Tahun 2020 atap teras sudah akan rampung. Dana yang akan disiapkan untuk pembangunan cor teras tentu lebih besar dari yang dipergunakan untuk pembangunan pondasi, tetapi kami tidak gentar sebab animo warga masyarakat dalam membangun rumah ibadah sangat tinggi, sehingga itu menjadi modal besar dalam mewujudkan program yang telah dicanangkan pengurus
Di tempat terpisah, Kepala Desa Tiringkotua Drs.H. Abduk Madjid kepada awak media mengatakan, setiap hari senin tenaga kerja bersatu menyelesaikan pondasi teras masjid, ada sekitar 50-an tenaga yang bekerja. Dan sebagian besar dari tenaga tersebut adalah anak anak muda tangguh,” ujar Kades.

Apalagi ini lanjut pensinan Ka.TU Kemenag Bombana, sudah memasuki musim penghujan maka penyelesaian pondasi teras harus dipercepat. Kekompakan pengurus dan dukungan masyarakat yang besar, semakin meyakinkan kami jika pembangunan teras masjid akan rampung sebelum masuk tahun 2020.

Tersedianya rumah ibadah yang baik akan membangkitkan minat warga untuk sholat berjamaah. Seperti yang diungkapkan ibu Nurmawati salah seorang jamaah masjid AlMujahidin, ” Setelah masjid itu selesai, warga desa seakan berlomba untuk sholat di masjid secara berjamaah, bahkan termasuk anak anak sudah pada tertarik,” ucapnya.(MAR)

Comments are closed.