Bappeda Rilis Capaian Program Tiga Tahun Pemerintahan Tamrin -Monianse

MASA pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020, cukup memengaruhi kondisi perekonomian nasional. Hal tersebut membawa dampak luar biasa pada semua aspek pembangunan, mulai dari pusat hingga ke daerah.

Kota Baubau, juga ikut menikmati dan merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Beruntung, daerah yang dipimpin DR. H. AS Tamrin ini mampu melewati masa masa sulit akibat pandemi Covid-19 dengan tetap menjalankan roda pemerintahan secara normal. Aktivitas dan kegiatan ASN terus berjalan seperti biasa, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pada oktober tahun 2021, kepemimpinan pasangan Tamrin-Monianse atau yang dikenal dengan jargon TAMPIL-MANIS, sudah berjalan tiga tahun. Tentu saja banyak karya dan prestasi yang telah dicapai.

Berdasarkan data yang disajikan Bappeda Kota Baubau yang dipimpin Rahmat Tuta, terdapat beberapa poin penting yang telah dicapai pemerintahan Tamrin-Monianse. Salah satunya terlaksananya program visi misi keduanya, Yakni bagaimana merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan dengan orientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau.

Walaupun masalah peningkatan ekonomi warga kota terpengaruh akibat pandemi global, tetapi secara umum aktifitas perekonomian berangsur angsur membaik. Perkembangan Kota Baubau selama Tiga tahun terakhir (2018-2020) menunjukan peningkatan yang baik dan nampak diseluruh pencapaian program disegala bidang.

Berdasarkan capaian indikator makro, Indeks Pembangunan Manusia (IBM) di tahun 2020 meningkat 75,90 persen dari 74,67 persen tahun 2018.

Begitu juga tingkat kemiskinan di tahun 2020 menurun 7,15 persen dari 7,57 persen di tahun 2018. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka tahun 2018 yang mencapai (5,75) persen, tahun 2019 (5,84) persen dan tahun 2020 berada di angka (6,57 persen.

Sementara PDRB tahun 2018 (8,251) persen, tahun 2019 (9,037) persen dan tahun 2020 (9,75) persen.
Meski demikian, ungkap Dr. H. AS Tamrin, dalam rentan waktu tahun 2019-2020 di banyak segmen mengalami penurunan. Hal itu merupakan imbas dari pandemi Covid-19.

Dari sisi pendapatan Daerah, sebagaimana data yang disajikan Bappeda, pada tahun 2018 PAD Baubau sebanyak Rp. 67.321.910. Angka itu meningkat 26,55 persen tahun 2020, yakni sebesar Rp.87.011.274.771.

Bappeda juga merilis beberapa prestasi yang patut dibanggakan, termasuk tercapainya kemajuan berarti dari segi pengelolaan keuangan daerah. Dimana Kota Baubau telah enam kali raih predikat WTP dari pemerintah pusat.

Pada tahun ketiga masa kepemimpinan TAMPIL-Manis, Baubau telah mendapatkan plakat penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) atas keberhasilan mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020 selama enam kali berturut-turut. “Tentunya ini merupakan kado terindah bagi pemerintahan Dr H AS Tamrin, MH dan La Ode Ahmad Monianse,” kata Walikota dua periode ini.(adm)

You might also like More from author

Comments are closed.